Industri Penerbangan Global Membaik

Written By Unknown on Wednesday, March 20, 2013 | 10:14 AM


GENEVA, KOMPAS.com — Asosiasi Transportasi Udara (IATA) mengumumkan terjadi sedikit pemulihan untuk industri penerbangan global. IATA memperkirakan maskapai penerbangan akan dapat membukukan marjin keuntungan sebesar 1,6 persen pada tahun ini, naik dari perkiraan sebelumnya yang sebesar 1,3 persen. Adapun laba setelah pajak naik sebesar 10,6 miliar dollar AS dari perkiraan sebelumnya yang sebesar 8,4 miliar dollar AS.


"Laba industri bertambah sedikit ke arah yang tepat. Perekonomian global sudah mulai pulih dan permintaan semakin kuat. Pasar kargo juga membaik. Optimisme ekonomi juga mendorong harga bahan bakar," kata Dirjen dan CEO IATA Tony Tyler dalam keterangannya di Geneva, Rabu (20/3/2013).


Keyakinan bahwa telah terjadi perbaikan dalam industri penerbangan ditopang beberapa faktor, seperti perkiraan pertumbuhan produk domestik bruto pada tahun 2013, naik dari 2,1 persen menjadi 2,4 persen. Hal itu terjadi karena titik terendah dari siklus industri global sudah terjadi pada kuartal ketiga 2012.


Selain itu, ada pula perkembangan positif pada kinerja keuangan industri global, yaitu kenaikan saham sebesar 7 persen sejak awal tahun ini, walaupun ada kenaikan biaya bahan bakar sebesar 5 persen.


Walaupun demikian, IATA mencermati masih ada risiko yang dapat mengganggu pemulihan ini. Prospek ini didasarkan pada semakin tingginya kepercayaan bisnis. Namun, kontroversi mengenai dana talangan untuk institusi finansial Siprus jelas merupakan indikator bahwa krisis di zona euro masih belum berakhir dan dapat menjadi lebih buruk lagi.


Mengenai kinerja keuangan industri, IATA menyatakan adanya pertambahan pendapatan sebesar 671 miliar dollar AS yang berarti ada kenaikan 12 miliar dollar AS dari perkiraan pada Desember lalu merupakan pendorong utama kinerja finansial. Permintaan pada kargo diperkirakan naik 2,7 persen dan pendapatan dari kargo akan tetap datar saja. Sementara dari sisi penumpang, IATA memperkirakan akan ada kenaikan sebesar 5,4 persen, naik dari 4,5 persen.


Adapun untuk biaya bahan bakar diperkirakan akan naik juga. Harga bahan bakar jet saat ini rata-rata sebesar 130 dollar AS per barrel, naik dari rata-rata 124,3 dollar AS per barrel seperti proyeksi Desember lalu. Biaya bahan bakar akan naik menjadi 216 miliar dollar AS, naik sebesar 6 miliar dollar AS dari perkiraan Desember. Secara umum, biaya bahan bakar menempati porsi sebesar 33 persen dari struktur biaya penerbangan.












Anda sedang membaca artikel tentang

Industri Penerbangan Global Membaik

Dengan url

http://manchesterunitedsuporter.blogspot.com/2013/03/industri-penerbangan-global-membaik.html

Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya

Industri Penerbangan Global Membaik

namun jangan lupa untuk meletakkan link

Industri Penerbangan Global Membaik

sebagai sumbernya

0 komentar:

Post a Comment

techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger