Powered by Blogger.

Popular Posts Today

Juara Bertahan Gagal karena Strategi Tak Sesuai Skenario

Written By Unknown on Thursday, February 7, 2013 | 9:07 AM


SURABAYA, Kompas.com - Kejutan menghiasi ajang Djarum Superliga Badminton Indonesia 2013. SGS PLN yang merupakan juara bertahan putra harus terhenti di babak penyisihan. Kekalahan atas tim Malaysia Tigers Badminton Club 1-4, Kamis (7/2/2013), membuat SGS PLN menduduki posisi keempat klasemen.

"Strategi kami awalnya ambil poin di tiga tunggal karena ganda putra Malaysia Tigers lebih bagus. Wang Zhengming lebih unggul dari Chong Wei Feng, seharusnya dia bisa menang, tapi inilah yang namanya pertandingan, ada menang dan kalah," jelas Taufik Hidayat mewakili SGS PLN.

Poin pertama Malaysia Tigers diraih dari pasangan ganda putra Hoon Tien How/Tan Wee Kiong yang mengalahkan Hendra Aprida Gunawan/Yonathan Suryatama Dasuki, 21-17, 21-13. Lewat permainan dramatis, Chong Wei Feng yang turun sebagai tunggal kedua menyumbangkan poin kedua dengan menaklukkan Wang Zhengming (China) dengan skor 21-16, 10-21, 23-21.

Pasangan ganda putra Goh V Shem/Lim Kim Wah menjadi penentu kemenangan Malaysia Tigers dengan mengalahkan Senatria Agus Setia Putra/Suherlan, 21-9, 21-18. Taufik Hidayat yang turun di partai terakhir juga menyerah dari Mohammad Arif Abdul Latif, 17-21, 8-21, namun partai Taufik tak lagi berpengaruh bagi SGS PLN.

"Menang-kalah itu wajar, termasuk bagi juara bertahan, apalagi sekarang persaingannya lebih ketat," ujar Taufik.

Sementara itu, tim Musica Champions juga lolos ke babak semifinal dengan menempati peringkat kedua klasemen Grup B. Jika melihat dari selisih kemenangan Musica dan Jaya Raya Jakarta, skor keduanya sama-sama 11-9, namun berdasarkan head to head pertemuan antara Musica dan Jaya Raya Jakarta, tim Musica unggul saat kemarin menang 3-2.







Editor :


Aloysius Gonsaga Angi Ebo









9:07 AM | 0 komentar | Read More

Perampok Toko Emas Tewas Ditembak





Perampok Toko Emas Tewas Ditembak





Penulis : Lariza Oky Adisty | Kamis, 7 Februari 2013 | 23:38 WIB













Kompas.com/ERICSSEN


Ilustrasi perampokan




TERKAIT:





JAKARTA, KOMPAS.com - Sepandai-pandainya tupai melompat akhirnya jatuh juga. Pepatah tersebut sepertinya cocok untuk Burhanudin Maskur alias Jasimin alias Jangkung (33).


Pria yang melakukan perampokan di Jl Tubagus Angke arah Jembatan Dua pada 11 April 2008 ini tewas tertembak dalam penangkapan di Perumahan Metland, Cileungsi, Bogor, Jawa Barat, Kamis (7/2/2013) dini hari. "Tersangka melakukan perampokan bersama lima orang rekannya yang sampai kini masih dalam pengejaran," jelas Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Toni Harmanto, Kamis di Mapolda Metro Jaya, Kamis.


Perampokan yang dilakukan lima tahun silam itu menimbulkan kerugian sebanyak Rp 800 juta rupiah. Dalam penangkapan tersebut, penyidik juga menemukan sejumlah barang bukti termasuk sepucuk pistol merek Taurus dan lima butir peluru.


Barang bukti lain yang ditemukan adalah tiga buah telepon genggam, satu mobil Toyota Innova warna silver, satu unit sepeda motor Honda Beat putih, dan uang Rp 1,1 juta.


Penyidik masih melakukan pengejaran terhadap lima orang rekan Burhanudin, yaitu STO, SR, AG, PL, TI, dan CRL. Selain perampokan di Tubagus Angke, kelompok ini juga beraksi di serangkaian perampokan di toko beras dan toko emas di berbagai wilayah.






Editor :


Palupi Annisa Auliani















9:05 AM | 0 komentar | Read More

Buto Musikal Siap Angkat Paduan Budaya Klasik dan Kontemporer

Written By Unknown on Wednesday, February 6, 2013 | 9:49 AM


Tim Buto Musikal saat jumpa pers

Tim Buto Musikal saat jumpa pers (sumber: Beritasatu.com)




"Buto berlatar dari Jawa, saya pikir nanti yang akan kita gabungkan antara gerakan Bedoyo atau Serimpi dengan metode spiral".



Jakarta - Sebuah pertunjukan musikal yang mengangkat tema cerita rakyat Indonesia akan disajikan oleh inteRtwine Performing Arts Company dengan judul "Buto Musikal".



Terinspirasi dari sebuah legenda di Jawa Tengah yaitu Timun Mas, Buto Musikal akan mengangkat sebuah fragmen dari legenda tersebut melalui sudut raksasa Buto yang dikenal sebagai sosok yang jahat.



"Awalnya waktu saya kuliah, saya sudah suka teater dan mau bikin teater dengan naskah Timun Mas. Ketemu Farid (Sutradara Buto Musikal) tahun 2003. Farid coba ambil sisi lain dari Timun Mas, yaitu Buto Ijo. Kita gunakan karakter Buto Bodong yang baik hati tapi mukanya menyeramkan. Karakter ini baru dan tidak ada di kisah legenda manapun," ungkap Arif Dharma selaku penulis sekaligus produser dan komposer Buto Musikal saat dijumpai di kawasan SCBD, Sudirman, Jakarta Selatan, Rabu (6/2).



Buto Musikal akan didukung oleh sejumlah seniman seperti Eko Suprianto sebagai pengarah tari dan juga turut hadir Sita Nursanti, Andrea Miranda, Netta KD, Dea Mirella, Ronny Waluya, Nina Tamam serta Joko Anwar sebagai konsultan.



"Buto berlatar dari Jawa, saya pikir nanti yang akan kita gabungkan antara gerakan Bedoyo atau Serimpi dengan metode spiral. Penggabungan tidak hanya dari lirik dan lagu, ada juga wacana perasaan yang lebih dalam. Tarian akan meriah. Dilakukan dengan gaya Bedoyo tapi seperti cheerleaders," jelas Eko Suprianto sebagai pengarah tari.



Pementasan ini akan berlangsung selama 2,5 jam dan diselenggarakan di Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat. Rencananya, Buto Musikal akan dilakukan sebanyak 35 kali, sebulan penuh mulai tanggal 1 hingga 30 Juni 2013.



Untuk tiket, peminat bisa mendapatkannya di rajakarcis.com dengan harga yang cukup variatif. Terbagi dalam empat kelas yaitu Platinum, Gold, Silver dan Bronze mulai dari Rp 100.000 hingga Rp 850.000.



"Akan ada perbedaan dengan musikal lain. Kita akan menaikkan pesan moralnya, seperti "Jangan nilai buku dari sampulnya" dan juga ada inovasi dari segi teknologi dan script ada inovasi. Salah satunya gabungan orkestra dengan gamelan jawa," tukas Farid Syahputra selaku sutradara.


9:49 AM | 0 komentar | Read More

Surya Paloh: Partai Nasdem Tak Ikuti Tren "Blusukan"





Surya Paloh: Partai Nasdem Tak Ikuti Tren 'Blusukan'





Penulis : Aditya Revianur | Rabu, 6 Februari 2013 | 23:48 WIB













JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh mengatakan, partainya tidak akan mengikuti tren blusukan dalam berkampanye jelang Pemilihan Umum 2014. Gaya blusukan populer dalam masa kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo dan gaya turun ke bawah (turba) oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.


Paloh menilai, Partai Nasdem bukan partai yang mengikuti gaya seseorang. "Kami harus berpikir inovatif menjadi trend setter. Dia (Jokowi) mau blusukan silakan, kami tidak mau jadi follower-nya," ujar Paloh kepada wartawan di kantornya, Rabu (6/2/2013).


Paloh menekankan, dirinya memiliki strategi jitu menghadapi Pemilu 2014. Namun, strategi itu tidak dapat diungkapkannya sekarang. Satu hal yang pasti, strategi itu diharapkan akan membawa Partai Nasdem mendapatkan hasil maksimal dalam Pemilu 2014. "Target kami adalah mendapatkan peringkat satu. Kalau tidak gitu, masuk tiga besar," ujarnya.


Paloh menjelaskan, Nasdem dalam Pemilu 2014 banyak belajar dari partai politik senior. Parpol senior yang dijadikan pembelajaran adalah partai yang banyak mengalami masalah internal. Namun, ia tetap memandang masalah internal parpol senior itu sebagai musibah. Ia sama sekali tidak mau mencari kesempatan di balik musibah tersebut. "Partai kawan-kawan yang sedang ada masalah, saya tidak menanggapi dengan sukacita, tetapi dengan keprihatinan dan mengambil hikmahnya," ujarnya.


Partai Nasdem menjadi satu-satunya partai baru yang lolos verifikasi faktual Komisi Pemilihan Umum untuk menjadi peserta Pemilu 2014. Dalam pemilu nanti, Partai Nasdem mendapatkan nomor urut 1.


















9:26 AM | 0 komentar | Read More

Kebijakan Baru Bisa J adi Alat Legitimasi Ekspansi


JAKARTA, KOMPAS.com - Organisasi nonpemerintah Greenomics Indonesia mengecam kebijakan baru Konservasi Hutan Asia Pulp and Paper, yang diluncurkan pada 5 Februari 2013. Kebijakan ini dinilai bisa menjadi alat legitimasi baru bagi Asia Pulp and Paper untuk ekspansi.


Demikian disampaikan Koordinator Program Nasional Greenomics Indonesia, Vanda Mutia Dewi, dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Rabu (6/2/2013).


Asia Pulp & Paper Group (APP) mengumumkan, terhitung sejak 1 Februari 2013, semua pemasok APP telah menangguhkan aktivitas pembukaan lahan hutan alam, hingga selesainya penilaian independen untuk mengidentifikasi area bernilai konservasi tinggi.


APP mengumumkan kebijakan perlindungan hutan pada Selasa (5/2/2013), dalam acara peluncuran laporan kemajuan triwulan kedua dari Peta Jalan Keberlanjutan APP Visi 2020 yang dikeluarkan pada Juni 2012.


"Pengumuman ini merupakan sebuah komitmen dan investasi yang besar dari Grup APP," kata Teguh Ganda Wijaya, Pemimpin APP.


Menurut Vanda, kebijakan baru APP tersebut perlu diakui sebagai komitmen yang baik dari segi konservasi hutan dan lahan gambut, namun pihak-pihak yang terlibat dalam memformulasikan kebijakan APP itu tampak sangat lengah.


Melalui kebijakan APP itu, APP tetap dapat berekspansi untuk memperoleh izin-izin baru hutan tanaman Industri (HTI), termasuk mengakuisisi izin-izin lama seperti yang dilakukannya selama ini, sepanjang APP terus berkomitmen untuk menerapkan kebijakan konservasi hutannya tersebut. Ini merupakan kelengahan mendasar.

Greenomics menilai, aturan tentang ekspansi APP yang terdapat dalam kebijakan konservasi hutan APP tersebut terlihat tidak ketat, sangat sederhana dan tidak berimbang, jika dibandingkan dengan aturan-aturan terhadap perlindungan hutan dan lahan gambut.

Ini menunjukkan, kebijakan konservasi hutan APP tersebut tidak sensitif terhadap aspek konglomerasi lahan HTI di Indonesia, yang secara dominan hanya dikuasai oleh dua grup bisnis saja, yang terbesar adalah APP. Pihak APP mengakui, APP dan mitranya memiliki lahan HTI seluas 2,5 juta hektar.  

"Fakta hukumnya, hampir seluruh areal konsesi HTI tersebut dikendalikan dan dioperasikan oleh APP. Ada yang dimilikinya secara langsung. Ada yang diakuinya memiliki keterkaitan saham. Ada yang dikuasainya lewat kerjasama operasinal. Ada yang diperolehnya melalui hasil akusisi, termasuk mengakuisisi perusahaan BUMN kehutanan," kata Vanda.

Menurut Vanda, data ini mengacu laporan resmi yang disampaikan oleh perusahaan-perusahaan grup APP tersebut kepada Kementerian Kehutanan, serta dokumen-dokumen legal dari pihak perusahaan grup APP sendiri.

"Sebagai contoh, APP tidak mengakui kepemilikan izin HTI-nya di Provinsi Sumatera Selatan. Padahal, dalam dokumen-dokumen resmi yang mereka serahkan ke Kementerian Kehutanan menunjukkan, hampir 800.000 hektar dimiliki oleh anak-anak usaha APP," kata Vanda.


Penguasaan lahan HTI seluas 2,5 juta hektar oleh grup APP tersebut, sudah lebih dari cukup sebagai sumber pasokan bahan baku industri pulp dan kertasnya. Greenomics meminta Kementerian Kehutanan, untuk menghentikan ekspansi konglomerasi lahan HTI di Indonesia.

"Ada bukti, Menhut Zulkifli Hasan pernah menolak usulan izin baru HTI oleh grup APP seluas ratusan ribu hektar di sebuah provinsi di Sumatera dengan alasan sangat sederhana," ujar Vanda.

Alasan penolakan itu, lanjut Vanda, ternyata pihak Sinarmas Forestry tidak merespon permintaan Kementerian Kehutanan untuk melaporkan kinerja penanaman HTI yang telah dilakukan oleh perusahaan-perusahaan di bawah grupnya tersebut, termasuk menyertakan nama perusahaan-perusahaan yang dimilikinya, dan nama perusahaan-perusahaan yang dioperasikannya.

Greenomics berpendapat, fakta tersebut memperlihatkan bahwa ekspansi konglomerasi lahan HTI menjadi faktor yang harus mendapat perhatian serius, tidak hanya oleh grup APP.

"Jangan sampai, hanya karena APP berkomitmen untuk tidak menggunakan ba han baku dari hutan alam, kita bisa menutup mata atas praktek-praktek ekspansi konglomerasi lahan HTI melalui kebijakan konservasi hutan APP tersebut. Kita harus sensitif terhadap persoalan ini," tegas Vanda


Greenpeace mendukung


Sementara itu organisasi nonpemerintah asing Greenpeace dalam siaran persnya menyambut baik komitmen APP yang diumumkan di Jakarta, Selasa (5/2/2013), untuk menghentikan deforestasi sebagai upaya untuk menyelamatkan hutan Indonesia yang tersisa. Sebelum ini, selama satu dekade mendapatkan tekanan dari publik dan melakukan sejumlah perundingan dengan Greenpeace.


APP, salah satu produsen kertas dan kemasan terbesar di dunia, telah mengumumkan Kebijakan Konservasi Hutan, yang jika ini benar-benar dilaksanakan, mampu meruntuhkan sejarah kontroversial kerusakan hutan yang sudah mereka lakukan.  


"Kami memuji APP atas komitmen baru mereka untuk mengakhiri deforestasi, namun apa yang sebenarnya terjadi di hutan itu lebih penting dan kami akan terus memantau perkembangannya. Jika APP sepenuhnya menerapkan kebijakan baru tersebut, maka ini akan menandai perubahan dramatis, setelah bertahun-tahun terlibat dalam deforestasi di Indonesia," kata Bustar Maitar, Kepala Kampanye Hutan Indonesia.


Hutan hujan Indonesia merupakan habitat penting bagi spesies yang terancam punah termasuk harimau sumatera, dan hunian bagi ribuan komunitas local yang tergantung terhadap hutan. Pemerintah Indonesia telah mengidentifikasi bahwa industri pulp dan kertas merupakan sektor yang memimpin laju deforestasi di Indonesia, begitu pula dengan sektor kelapa sawit.


Di Indonesia, Greenpeace berkampanye untuk penyelamatan lingkungan Indonesia, serta keadilan lingkungan bagi seluruh masyarakat, memastikan pengelolaan lingkungan dapat membawa kemaslahatan bagi masyarakat, serta perekonomian Indonesia tanpa harus menimbulkan kerusakan yang berarti.


"Setelah menelaah secara mendalam, komitmen ini juga membuka ruang penyelesaian konflik-konflik sosial secara damai, di tengah meningkatnya tindakan kekerasan yang dipicu oleh konflik lahan antara masyarakat lokal dan perusahaan," ucap Longgena Ginting, Kepala Greenpeace Indonesia.













9:14 AM | 0 komentar | Read More

Senna Ucapkan Selamat Tinggal kepada F1




Senna Ucapkan Selamat Tinggal kepada F1





Rabu, 6 Februari 2013 | 22:05 WIB













KOMPAS.com - Bruno Senna memutuskan untuk meninggalkan ajang Formula 1. Mantan pebalap Renault ini mengambil langkah tersebut, setelah sepakat menandatangani kontrak dengan Aston Martin untuk tampil di ajang World Endurance Championship tahun ini.

Senna "dipecat" tim Williams pada akhir musim lalu. Setelah itu, dia dihubung-hubungkan dengan dua tim lain di F1, yaitu Force India dan Caterham. Tetapi, meskipun Force India belum memutuskan siapa yang akan mengisi satu kokpitnya yang masih kosong, pebalap berusia 29 tahun ini mengubah haluan dengan menandatangani kontrak bersama Aston Martin.

"Ini sebuah kejutan besar bagi kami," ujar pebalap asal Brasil itu kepada theCheckeredFlag.co.uk.

"Kami mencari pilihan yang berbeda untuk dicoba dan berprestasi pada tahun ini dan fisio-ku, James Milligan, mengetahui Darren Turner dan mereka sudah berbicara mungkin 10 hari lalu, mungkin kurang dari itu, tetapi kami dengan sangat cepat sepakat.

"Perpindahan ini datang sangat, sangat terlambat dan sangat, sangat cepat. Tentu saja kami sangat senang karena kami menyepakati semuanya dengan sangat cepat dan di ajang balap, tak selalu semudah itu."

Senna akan menggunakan nomor 99 bersama Fred Makoweicki dalam mengikuti kompetisi tersebut. Sementara itu Rob Bell akan bergabung dengan mereka untuk Le Mans 24 Hours dan Spa 6 Hours.







Editor :


Aloysius Gonsaga Angi Ebo
















9:07 AM | 0 komentar | Read More

Bayi 40 Hari Itu Sudah di-DP Sebelum Lahir





Bayi 40 Hari Itu Sudah di-DP Sebelum Lahir





Penulis : Alfiyyatur Rohmah | Rabu, 6 Februari 2013 | 23:05 WIB













KOMPAS.com/Alfiyyatur Rohmah


Tersangka Else sedang menggendong bayi berusia 40 hari yang menjadi korban perdagangan bayi. Bayi tersebut diselamatkan saat berada di Kedoya Selatan Jakarta Barat pada Rabu (6/1/2013).




TERKAIT:





JAKARTA, KOMPAS.com - Bayi berusia 40 hari yang diamankan Polres Jakarta Barat sudah dibayar terlebih dahulu sebelum lahir. Bayi tersebut dibayar oleh Tati senilai Rp 2,5 juta, saat masih di kandungan ibunya.

"Pada saat belum lahir ibu bayi berinisial W sudah mendapatkan DP Rp 2,5 juta dari tersangka lain yang sudah ditangkap Polres Jakbar," kata Kasat Reskrim Polres Jakarta Barat AKBP Hengki Haryadi di Mapolres Jakarta Barat, Rabu (6/2/2013). Dia mengatakan uang itu disebut sebagai pengganti biaya persalinan.

Setelah lahir dan diserahkan kepada Tati, ternyata bayi tersebut sakit. Tati pun mengembalikan bayi itu pada ibunya. "Pas dikembalikan, ibu kandungnya nolak. Makanya sampai sekarang masih ditelusuri keberadaan ibu kandungnya. Apakah patut menjadi tersangka atau tidak," kata Hengki.

Ketika ibu kandungnya menolak untuk mengasuh kembali, ungkap Hengki, bayi tersebut diserahkan oleh Tati kepada tersangka lain bernama Else. Lalu, Else menyerahkan bayi berjenis kelamin laki-laki tersebut kepada Rini alias Fatimah.

Saat penjemputan oleh petugas Polres Jakarta Barat di Kedoya Selatan, bayi bernama Haniv Rifki sedang berada dibawah asuhan Rini. "Untuk pengasuh terakhir masih kami selidiki lebih lanjut. Dia mau menjual lagi atau memang mau asuh sendiri," ungkap Hengki.

Polres Jakarta Barat kembali mengamankan seorang bayi di jalan Adikarya, Kebonjeruk, Jakarta Barat. Bayi tersebut didapatkan dari informasi yang diberikan oleh salah satu tersangka bernama Else.


Berita terkait dapat pula dibaca dalam topik Sindikat Penjual Bayi






Editor :


Palupi Annisa Auliani















9:05 AM | 0 komentar | Read More

Terlibat Skandal Seks, Personel AKB48 Gunduli Rambutnya

Written By Unknown on Tuesday, February 5, 2013 | 9:49 AM


Minami Minegishi, salah satu personel AKB48

Minami Minegishi, salah satu personel AKB48 (sumber: AFP)




Setelah ketahuan menghabiskan malam penuh gairah dengan seorang lelaki berusia 19 tahun.

Tokyo

- Seorang bintang muda Jepang, mencukur rambut dan mengungkapkan permohonan maafnya di YouTube sambil menangis setelah ketahun menghabiskan malam dengan seorang lelaki.

Dalam rekaman video tersebut, Minami Minegishi (20) menunjukkan gambar dirinya yang tepampang di sebuah surat kabar nasional Jepang. Ia dianggap teah melakukan pelanggaran dari aturan utama band, yakni kencan.

Minegishi menangis dan memohon maaf kepada penggemar sambil menunjukkan rambutnya yang sudah dipangkas sebagai tindakan penyelesalannya setelah sebuah majalah mingguan populer di Jepang menunjukkan bukti-bukti jika Minegishi menghabiskan malam penuh gairah dengan seorang lelaki berusia 19 tahun.

"Saya memang tidak percaya akan melakukan ini (menggunduli rambutnya). Saya juga tidak tahu apakah hal ini bisa membuat saya mendapatkan pengampunan dari perbuatan yang telah saya lakukan. Tapi hal pertama yang saya pikirkan adalah saya tidak ingin keluar dari AKB48," ujarnya dalam rekaman video di YouTube yang sudah dilihat lebih dari tiga juta kali.

Minegishi menceritakan, ia pun tersentak saat meninggalkan apartemen Alam Shirahama, seorang personel dari Exile, boyband yang cukup terkenal.

Tabloid Sukan Bunshun memberitakan dalam artikelnya yang diterbitkan Kamis kemarin perihal skandal tersebut. Beberapa jam setelahnya, Minegishi langsung memohon maaf dan meminta diizinkan untuk tetap tergabung dalam AKB48. Baginya bersama AKB48, ia dapat meraih kesuksesan seperti yang diharapkannya.

"Berkencan adalah perbuatan ceroboh saya," ujarnya kepada penggemar.

"Jika mungkin, saya berharap dari lubuk hati saya untuk tetap berada bersama teman-teman. Ini semua sepenuhnya adalah salah saya. Maafkan saya," tuturnya lagi.

AKB48 adalah sebuah kelompok remaja yang saat ini dikenal hampir di seluruh dunia. Bahkan popularitas mereka sampai mengingspirasi beberapa remaja untuk membuat kelompok serupa. Di Indonesia dikenal dengan nama JKT48.

Kelompok ini tergolong unik, lantaran memiliki aturan khusus yang tidak boleh dilanggar, yakni dilarang untuk berkencan. Apa yang terjadi dengan Minegishi pernah terjadi dengan personel AKB48 lainnya, Rino Sashihara. Juni tahun lalu, Rino pernah meminta maaf setelah sebuah artikel mengungkapkan hubungannya dengan seorang lelaki. Dia kemudian diturunkan keanggotannya di sub-regional.

9:49 AM | 0 komentar | Read More

Anas: Buktikan jika Saya Korupsi





Anas: Buktikan jika Saya Korupsi





Penulis : Aditya Revianur | Selasa, 5 Februari 2013 | 21:33 WIB













JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum tetap membantah melakukan korupsi sebagaimana tuduhan mantan teman karibnya sekaligus bekas bendahara umum partai, M Nazaruddin. Tuduhan itu tak menyertakan bukti.

"Yang menuduh harus buktikan dong kalau saya terlibat kasus," tegas Anas, di Jakarta, Selasa (5/2/2013). Dia berkeyakinan dirinya jelas tidak terlibat kasus hukum. Pada saat bersamaan, dia mengaku sudah biasa disebut-sebut terlibat kasus korupsi.

Anas mengatakan, semua tudingan yang diarahkan kepadanya tak perlu dimasukkan pikiran. Apalagi, ada banyak tokoh lain yang disebut-sebut terlibat kasus korupsi akhirnya tidak terbukti.

"Ada yang sebut saya terlibat urusan Hambalang, banyak. Tapi kan disebut-sebut bukan ukuran. Pokoknya saya yang penting kerja keras," tegas Anas. Bahkan, beberapa waktu lalu dia pernah sesumbar bahwa bila memang terbukti melakukan korupsi maka dia siap digantung di Monumen Nasional.



Berita terkait dapat pula dibaca dalam topik Demokrat "Terjun" Bebas






Editor :


Palupi Annisa Auliani















9:26 AM | 0 komentar | Read More

Regulasi Harus Dukung Penyandang Disabilitas


JAKARTA, KOMPAS.com — Pemerintah harus membuat kebijakan yang mendukung kemandirian penyandang disabilitas dalam berkarya. Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi akan mengkaji aturan sekaligus meningkatkan pengawasan untuk penegakan hukum bagi pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas di tempat kerja.


Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar mengatakan hal ini di Jakarta, Selasa (5/2/2013). Kemenakertrans dan Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) bekerja sama mempromosikan hak-hak penyandang disabilitas di tempat kerja untuk memperluas kesempatan kerja bagi para penyandang disabilitas di perusahaan.


"Saya mengajak jajaran Kemenakertrans untuk mengkaji ulang regulasi yang ada untuk lebih memihak penyandang disabilitas karena aturan terakhir surat edaran tahun 2006. Mari bergerak lagi karena memang perlu sekaligus penegakan hukum," kata Muhaimin didampingi Sekretaris Jenderal Kemenakertrans Muchtar Lutfie dan Direktur Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja Reyna Usman.


Muhaimin menilai, perusahaan masih belum terbuka menyerap penyandang disabilitas sebagai pekerja meski mereka memiliki kompetensi dan intelektual yang potensial. Kemenakertrans akan membuat terobosan, dengan menyempurnakan regulasi yang memerintahkan dunia usaha memberikan hak penyandang disabilitas, penegakan hukum, dan membuka akses balai latihan kerja (BLK) bagi penyandang disabilitas.


Menurut data Kemenakertrans dan Kementerian Sosial tahun 2010, penyandang disabilitas yang bekerja berjumlah 11.580.117 orang. Menakertrans mengakui, potensi tenaga kerja penyandang disabilitas lebih besar karena masih ada yang belum tertampung dalam pasar kerja.  


"Kondisi sekarang ini masih jauh dari ekspektasi. Ditjen Binapenta harus lebih banyak lagi program kreatif dan produktif untuk mendukung penyandang disabilitas," kata Muhaimin.


Dalam kesempatan ini, Direktur ILO Jakarta Peter Van Roij juga mendorong pengusaha mempekerjakan satu penyandang disabilitas dari setiap 100 pekerja sesuai Keputusan Menakertrans 205/1999. Peter menilai, perlu ada insentif bagi perusahaan yang memenuhi hak penyandang disabilitas.


Pendiri Mimi Institute, Mimi Mariani Lusli, yang juga penyandang disabilitas, hadir sebagai narasumber. Kandidat doktor Vrije Universiteit, Amsterdam, Belanda, ini, kesulitan mencari pekerjaan sebagai guru sejak lulus kuliah tahun 1997 gara-gara syarat harus sehat jasmani dan bisa membaca huruf latin.


"Sementara saya hanya bisa membaca dan menulis huruf Braille. Stigma harus diubah karena keterbatasan bukan hanya milik penyandang disabilitas. Orang normal pun punya keterbatasan," kata Mimi.













9:14 AM | 0 komentar | Read More

Jakarta BNI 46 Menanti Toppel



Proliga 2013


Jakarta BNI 46 Menanti Toppel





Selasa, 5 Februari 2013 | 23:20 WIB











JAKARTA, KOMPAS.com - Pemain asal Amerika Serikat, Curt Toppel, yang tahun lalu mengantarkan tim voli putra Jakarta BNI 46 menjuarai Proliga 2012, kembali akan memperkuat tim itu.


Sayang, kehadiran Toppel harus tertunda hingga seri kedua Proliga 2013, yang akan berlangsung di Palembang (22-24/2).


Demikian disampaikan asisten pelatih tim voli putra Jakarta BNI 46, Roy Makpal, di GOR Asia Afrika Senayan, Jakarta, Selasa (5/2/2013).


Roy mengatakan, Toppel baru bisa bergabung di seri kedua, karena hingga saat ini ia masih menjalani kompetisi di luar negeri. "Kami berharap Toppel bisa bergabung secepatnya," katanya.


Toppel merupakan satu-satunya pemain tim voli putra Jakarta BNI 46 dari musim lalu yang masih dipertahankan."Sekitar 99 persen skuad ini adalah muka baru, baik pemain maupun staf kepelatihannya," ujar Roy.


Selain Toppel, dua pemain asing juga memperkuat tim voli putra Jakarta BNI 46. Kedua pemain itu ialah Vladimir asal Cyprus dan Manic asal Puerto Rico. Mereka sudah tampak membaur dalam latihan tim voli putra Jakarta BNI 46, yang dipimpin langsung oleh pelatih kepala Hu Xinyu.


Tim voli putra Jakarta BNI 46 sudah melakukan persiapan untuk musim kompetisi tahun ini sejak 15 Januari yang lalu. Adapun target awal mereka ialah menembus empat besar komptisi musim ini. "Kalau target empat besar tercapai, target selanjutnya masuk final dan juara," tutur Roy. (K04/K10).



















9:07 AM | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger