Powered by Blogger.

Popular Posts Today

Pedagang Minta Diizinkan Jualan setelah Terminal Depon Ditata

Written By Unknown on Friday, July 26, 2013 | 10:05 AM





JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah pedagang di Terminal Depok, Jawa Barat, mengaku tidak keberatan dengan rencana Pemerintah Kota Depok menata terminal tersebut. Mereka hanya berharap diizinkan berdagang setelah terminal ditata.

"Saya sebagai pedagang belum tahu kepastian rencana penataan terminal ini. Saya sih baru denger-denger aja. Nggak tahu kalau yang punya kios ini sudah dapat surat. Saya sih setuju penataan, tapi berharap tetap bisa berjualan," kata Fredy (38), pedagang makanan di Terminal Depok, Jumat (26/7).

Menurut Fredy, para pedagang berharap dibantu oleh pemerintah, karena pedagang memberikan kontribusi ke negara.

"Kami minta jangan digusur aja. Tapi diperhatikan juga. Kami minta direlokasi. Kami jangan dibiarkan seperti gembel," katanya.

Dikatakan Fredy, ia sudah enam tahun berjualan makanan dan minuman kopi di Terminal Depok. Ia menyewa per bulannya Rp 600.000. Setiap hari ia mendapatkan penghasilan di atas Rp 50.000.

"Untuk membiayai anak sekolah Mas. Kalau nanti ditata terus saya nggak bisa jualan, gimana biayain sekolah anak saya," tutur bapak dua anak yang tinggal di Raden Saleh, Sukmajaya, Depok.

Fredy menambahkan bahwa para pedagang di terminal juga berharap bisa berdagang. Fitri (35), pedagang nasi padang juga tidak mengetahui kepastian penataan Terminal Depok.

"Saya tidak tahu soal apakah terminal mau dibangun apartemen dan pusat bisnis. Pemberitahuan secara resmi tidak ada. Saya aja baru denger dari pedagang sebelah," tutur ibu dua anak itu yang sudah berdagang di Terminal Depok sejak tahun 1998.

Fitri menyatakan bahwa ia berharap tetap dapat berdagang walaupun terminal di tata. "Saya minta bisa jualan lagi. Dikasih tempat dimana gitu. Setahun saya menyewa kios ini Rp 10 juta," tuturnya. 




Editor : Tjatur Wiharyo
















10:05 AM | 0 komentar | Read More

Musisi Belia Indonesia, Cetak Sejarah di Sydney Opera House

Written By Unknown on Thursday, July 25, 2013 | 10:49 AM


Jakarta - Prestasi membanggakan ditorehkan Viona Natalie Sanjaya. Gadis belia berusia 10 tahun tersebut akan menggelar sebuah konser di Sydney Oopera House, Australia, Sabtu (27/7).


Ia akan tampil di hadapan ribuan orang penggemar musik klasik.


Sebelum beraksi di panggung internasional, Viona terlebih dahulu melakukan pemanansan beberapa waktu lalu, dengan memainkan mahakarya milik Fryderyk Chopin dengan piano klasik, di depan musisi, budayawan, sekaligus pengusaha Jaya Suprana.


Tak hanya ditonton oleh Jaya Suprana, penampilan Viona pun disaksikan perwakilan Dubes Ukraina, Polandia, dan Amerika Serikat. Para tamu undangan pun tampak kagum dengan penampilan Viona.


Gadis kelahiran 30 Agustus 2002 melahap habis repertoar milik Fryderyk Chopin seperti, Mazurka op 6 no 1,2,3,4; Mazurka op 7 no 1,2,3,4,5; Mazurka op 17 no 1,2,3,4; Mazurka op 24 no 1,2,3,4; Mazurka op 30 no 1,2,3,4; dan Mazurka op 33 no 1,2,3,4.


Selain itu, dia juga dengan santai memainkan mahakarya milik Jaya Suprana berjudul Aphorisma yang asal namanya diambil dari nama tarian tradisional asal Polandia.


“Kalau di Indonesia itu seperti Jaipong. Itu sangat sulit. Iramanya itu berubah-ubah,” kata Jaya.


Meski mendapatkan banyak pujian, namun tetap saja Viona masih merasa deg-degan tampil di Sydney Opera House.


"Saya coba untuk percaya diri," tutur gadis asal Surabaya itu.


Untuk selalu meningkatkan kepercayaan dirinya, putri pasangan Rudi Hejanto dan Lindawati ini mengaku tak pernah berhenti berlatih.


"Kecuali Sabtu," tuturnya.


Tampilnya Viona di Sydney Opera House, juga disambut bangga Jaya Suprana, salah satu guru Viona.


"Itu ditonton masyarakat internasional. Semoga ia tampil gemilang," ujar Jaya.


"Ini sejarah, belum ada anak 10 tahun menggelar konser di sana," imbuhnya.


Viona merupakan musisi belia yang sarat dengan prestasi, yakni:


Gold Award in Yong Siew Toh Conservatory of Music, Singapore (2010)
Silver Award in 4th ASEAN International Chopin Piano Competition in Malaysia (2010)
Juara #1 J Com Junior Competition (2010)
Juara #1 Christmas and New Year Rhapsody Competition (2010)
Juara #1 American Protégé Internasional Piano and Strings Competition, New York (2011)
Peraih Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) untuk Solo Recital
Juara #2 Asia Pacific Electone Festival , Jakarta (2012)


10:49 AM | 0 komentar | Read More

KPU Kroscek Data Pemilih Luar Negeri






JAKARTA, KOMPAS.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) memperbaiki Daftar Pemilih Sementara Luar Negeri (DPSLN). Untuk itu, KPU akan melakukan kroscek data masukan dari Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM, dan bahkan organisasi Migrant Care.

“Mereka akan (Kemenlu, Ditjen Imigrasi, Migrant Care) memberikan data. Data itu akan kami kroscek ke lapangan. Apakah data ini sudah ada atau belum ada,” ujar Komisioner KPU Ferry Kurnia Rizkiyansyah di Jakarta, Kamis (25/7/2013).

Dijelaskannya, jika ada warga negara Indonesia (WNI) di luar negeri yang belum terdaftar dalam Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4P) Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), maka namanya akan dicatat dalam DPS.

“Tapi kalau sudah ada, sudah masuk dalam data Kemenlu, berarti sudah tidak ada masalah,” katanya.

Ferry mengatakan, perbaikan DPSLN akan dilakukan hingga 13 September 2013 mendatang.

Sebelumnya, Ferry mengatakan, WNI di luar negeri yang tercatat di Daftar Pemilih Sementara (DPS) sebanyak 2.040.368. Jumlah itu memiliki selisih sekitar 200 ribu dibandingkan Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) yang diserahkan Kementerian Luar Negeri pada Februari 2013.

“Ada perbedaan antara DP4 dengan DPS luar negeri. DPS luar negeri ada sekitar 2 juta-an,” ungkap Ferry, Selasa (16/7/2013) di KPU, Jakarta.

Jumlah warga negara Indonesia di luar negeri yang tercatat di DP4 luar negeri yang diserahkan pemerintah pada 7 februari 2013 lalu adalah 2.213.650. Angka itu adalah yang tercatat di 130 kantor perwakilan Indonesia di luar negeri.




Editor : Hindra Liauw
















10:27 AM | 0 komentar | Read More

Bamsat: Magsaysay 2013 Nistakan Penentang KPK

Written By Unknown on Wednesday, July 24, 2013 | 10:26 AM






JAKARTA, KOMPAS.com - Penghargaan Ramon Magsaysay Awards 2013 yang diterima Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) adalah peringatan untuk koruptor di Indonesia. Hal itu dikatakan Anggota Komisi III DPR Bambang Soesatyo dalam pernyataan tertulis yang diterima pada Rabu (24/7/2013) malam.

Bambang menyampaikan, penghargaan bergengsi dari luar negeri itu merupakan bukti bahwa Indonesia tak luput dari pengamatan dunia internasional, utamanya terkait pemberantasan korupsi.

"Kesungguhan Indonesia memerangi korupsi juga diapresiasi bangsa lain, sebagaimana tercermin dari 2013 Ramon Magsaysay Awards untuk KPK," kata Bambang.

Politisi Partai Golkar ini berharap penghargaan tersebut dapat menambah daya gedor KPK. Lebih dari itu, penghargaan ini juga dianggap sebagai wujud dukungan masyarakat internasional pada Indonesia dalam perang melawan korupsi.

"Maka yang menghalang-halangi KPK harus malu, karena (penghargaan) ini juga menistakan mereka yang menghalang-halangi kerja KPK," ujarnya.

Untuk diketahui, KPK meraih penghargaan bergensi di Asia, yakni Ramon Magsaysay Award 2013, atas upayanya memerangi korupsi di Indonesia. KPK dinilai sebagai lembaga antikorupsi yang independen dan berani menindak pejabat negara yang terlibat skandal korupsi.

"(KPK diberi penghargaan) atas kampanye pemberantasan korupsi yang sukses dan independen. KPK menggabungkan penindakan yang tak kenal kompromi terhadap pejabat berkuasa yang bersalah dengan reformasi yang baik dalam sistem pemerintahan, serta sosialisasi yang edukatif atas kesiagaan, kejujuran, dan partisipasi aktif masyarakat Indonesia," ujar Direktur Komunikasi Ramon Magsaysay Award Foundation (RMAF) Manuel H Hizon, Rabu (24/7/2013).

Selain KPK, RMAF juga memberikan penghargaan kepada beberapa tokoh lainnya, yakni Ernesto Domingo dari Filipina, Lehpai Seng Raw dari Myanmar, Habiba Sarabi dari Afganistan, dan organisasi Shakti Samuha dari Nepal Sementara itu, Presiden RMAF Carmencita Abella mengatakan, peraih penghargaan Ramon Magsaysay merupakan individu dan organisasi yang luar biasa.

Semuanya dinilai terlibat dalam memberikan solusi yang berkelanjutan atas permasalahan sosial yang mengakar di negaranya masing-masing. Permasalahan ini dinilai telah merusak kehidupan masyarakat sehingga menciptakan kemelaratan dan kebodohan.

Permasalahan ini termasuk konflik bersenjata, penyakit yang mematikan, eksploitasi dan perdagangan manusia, korupsi dengan impunitas, instabilitas politik dan sistem tata pemerintahan yang buruk. Para penerima penghargaan ini dinilai telah mencurahkan kemampuan dan energinya untuk memperbaiki taraf hidup masyarakat.




Editor : Hindra Liauw
















10:26 AM | 0 komentar | Read More

Pasha Lega, Ibu Mertua Kecewa


BOGOR, KOMPAS.com — Vokalis grup band Ungu, Sigit Purnomo alias Pasha, menyambut hangat upaya mediasi dengan Okky Agustina yang dilakukan oleh Ketua Majelis Hakim Wedhayati SH dalam persidangan di Pengadilan Negeri Bogor, Jawa Barat, Selasa (5/1/2010).


"Saya juga sebelumnya sudah meminta maaf sama Okky. Alhamdulillah, ternyata sekarang hakim sendiri yang memediasi," ujar Pasha saat ditemui seusai sidang.


Pasha pun mengaku sedikit lega. "Alhamdulillah sekarang sudah saling memaafkan masing-masing. Meski sidang belum tentu selesai," ujarnya.


Sementara itu, Sri Mulyanti, ibunda Okky, justru mengaku kecewa dengan mantan menantunya itu. "Sejak cerai, Pasha mana pernah minta maaf kepada Okky. Bahkan kemarin dia jemput anak-anak, dia cium tangan tapi tidak ada kata-kata meminta maaf kepada saya," imbuh Sri.


Menurut Sri, pelantun "Cinta Gila" itu termasuk pria yang alot untuk mengucapkan kata maaf. "Pasha itu orangnya susah minta maaf. Saya penginnya dia minta maaf dari hatinya sendiri enggak disuruh orang," tandas Sri.


Menurut Sri, pria yang diduga melakukan tindak kekerasan terhadap putrinya itu pernah meminta maaf ketika kepergok berselingkuh. "Dia pernah meminta maaf sama saya, sampai dia cium kaki saya karena dia ketahuan selingkuh dua kali. Pertama dengan pramugari dan yang kedua semuanya sudah tahu kan pas Okky cerai," tegasnya.


Meski begitu, Sri tetap tak menaruh dendam pada pria yang memberikannya tiga orang cucu. "Saya tidak dendam, saya hanya kasihan sama dia karena dia gengsinya tinggi," pungkas Sri. (C7-09)


10:14 AM | 0 komentar | Read More

ONE Fighting Championship, Terinspirasi Kisah Bruce Lee

JAKARTA, KOMPAS.com - ONE Fighting Championship (ONE FC) yang merupakan ajang Mixed Martial Arts (MMA) terbesar di Asia, ternyata terinspirasi oleh kisah bintang film dunia yang sudah meninggal, Bruce Lee. Hal tersebut disampaikan langsung oleh CEO ONE FC, Victor Cui, pada konferensi pers di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, Rabu (24/7/2013).

“MMA adalah pertarungan yang menggabungkan beberapa unsur di dalamnya seperti karate, muay yhai, kung fu, silat, jiu jitsu, judo, aikido, dan lain-lain. Namun, kita tidak bisa menentukan mana yang lebih baik dari semua seni bela diri tersebut. Karena setiap seni bela diri memiliki kekuatan dan kekurangan masing-masing.

"Seperti yang dikatakan Bruce Lee lebih dari 40 tahun yang lalu, tidak penting bela diri apa yang dikuasai oleh seseorang, ambil saja semua yang bagus dari setiap seni bela diri tersebut. Kombinasi seperti itulah yang akan membuat seseorang menjadi juara. Sesungguhnya, itu adalah spirit of MMA!” kata Victor dengan semangat.

ONE FC akan digelar di Istora Senayan Jakarta, 13 September 2013 mendatang. Indonesia menjadi salah satu negara tuan rumah favorit ajang ini, karena potensi petarung Indonesia untuk menjuarai ajang ini sangat besar.

“Indonesia memiliki silat yang merupakan seni bela diri natural yang sudah ada selama bertahun-tahun. Saya yakin silat bisa menjadi salah satu seni bela diri yang diperhitungkan di ajang ini. Sebelumnya, ada seorang juara silat di Malaysia, AJ Pyro, yang bergabung di ONE FC dan berhasil membuktikan diri dengan prestasi mengagumkan,” terang Victor.

Dua petarung Indonesia akan membuktikan kekuatan mereka pada gelaran ONE FC nanti. Mereka adalah pejudo nasional Vincent Majid  yang berjuluk “Jack  Hammer”, dan atlet jiu jitsu, Mex Metino.

“Kami yakin dalam dua tahun ke depan akan ada juara baru MMA dari Indonesia.  Indonesia baru saja menjadi tuan rumah SEA Games yang merupakan ajang munculnya fighter dari seni bela diri yang beragam. Ditambah lagi, jumlah penduduk Indonesia sangat banyak. Potensi yang dimilki juga besar,” ungkap Victor.

Victor yakin ajang ini akan sukses dan dihadiri lebih dari 50.000 penonton. Keyakinan ini timbul dengan banyaknya klub seni bela diri di Indonesia, terutama di Jakarta.

ONE FC tidak hanya akan menyuguhkan pertandingan yang menarik dan seru, tetapi juga dibumbui dengan persaingan antarnegara. Salah satunya, Vincent yang akan berhadapan dengan petarung dari Malaysia, Euginio Tan. (Idris)

10:08 AM | 0 komentar | Read More

Jual Sepeda Motor Kreditan, 8 Warga Bogor Ditahan





JAKARTA, KOMPAS.com - Delapan warga Bogor ditangkap Anggota polres Bogor Kota karena berusaha menjual enam sepeda motor baru yang belum dilengkapi plat dan surat-surat.

Delapan orang tersebut mendapatkan sepeda motor dengan cara kredit. Setelah menerima sepeda motor dari dealer, para pelaku menjualnya ke pihak ketiga.

Enam sepeda motor berbagai jenis disita dari satu lokasi di wilayah Katulampa, Bogor Timur, Kota Bogor. Rencananya, sepeda motor itu dibawa ke Jepara menggunakan truk fuso K 1310 JC.

"Kita mendapat laporan ada sejumlah motor baru yang diangkut menggunakan truk. Kemudian saya perintahkan anggota, dan ternyata itu motor baru keluar dari dealer yang belum ada surat-suratnya tapi sudah dipindahkan tangankan ke pihak lain," ujar Kepala Satuan Reskrim Polres Bogor Kota AKP Condro Sasongko, Rabu (24/7/2013).

"Seluruh sepeda motor masih gres, belum ada plat nomor dan STNK nya. Ini modus baru, dalam kasus ini yang dirugikan leasing, karena motornya telah berpindah tangan sebelum motor itu lunas," ujar Condro.




Editor : Tjatur Wiharyo
















10:05 AM | 0 komentar | Read More

Melahirkan Tanpa Didampingi Suami, April Jasmine Tegang

Written By Unknown on Tuesday, July 23, 2013 | 10:49 AM


Jakarta - Diakui Ustad Solmed, istrinya April Jasmine sempat merasakan kekhawatiran yang begitu besar kala suaminya jauh dari sisinya saat melahirkan semalam.


"Awalnya rencana melahirkannya sesuai dengan perhitungan dokter itu tanggal 30 Juli 2013 ini. Karena sudah diprediksi seperti itu makanya saya berani tinggalkan April untuk berdakwah ke Kalimantan. Ternyata senin sore (22/7) saya dapat sms dari April dia masuk rumah sakit karena kontraksi yang dia rasakan semakin sering. Saya waktu itu menganjurkan agar segera berkonsultasi dengan dokter Angia yang selama ini merawatnya. Menurut dokter direncanakan bisa menunggu saya pulang rabu pagi, namun karena gak bisa ditunda lagi makanya dilakukan operasi pada malam itu. Awalnya April sempat tegang karena saya tidak ada. Namun saya yakinkan melalui telephone bahwa bismillah semuanya lancar, APril agak lebih tenang," kisah Ustad Solmed saat ditemui di RSIA Bunda Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (23/7).


Lebih jauh, sahabat Almarhum Ustad Uje itu menjelaskan bahwa dirinya bersyukur semuanya berjalan lancar meski tanpa kehadirannya saat April melahirkan. Bahkan bila dirinya ada, mungkin akan terjadi kepanikan yang luar biasa karena Ustad Solmed takut bila melihat darah.


"Saya bilang, untung saja nggak ada di tempat, kalau nggak saya bisa pingsan berkali-kali (takut darah). Alhamdulilah Allah sudah kasih jalan, karena sudah waktunya Allah yang kasih saya nggak ketemu," lanjut Ustad Solmed.


Ustad Solmed sendiri telah meminta maaf kepada sang istri karena saat persalinannya dirinya tidak dapat mendampinginya karena ada pekerjaan yang tidak mungkin ditunda.


"Saya sudah minta maaf sama April karena saya tidak bisa menemaninya. Dan April mengerti tentang kondisi itu. Namun sekali lagi saya bersyukur semuanya telah dilalui dengan lancar, bayinya juga sehat walafiat, kedepan kita akan sama - sama merawat buah hati kami dengan sebaik-baiknya," ucap Ustad Solmed bahagia


10:49 AM | 0 komentar | Read More

Soal Lamaran Jadi Capres PKB, Mahfud: Itu Soal Nanti





JAKARTA, KOMPAS.com - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD, enggan berkomentar soal kendaraan politiknya Pemilu Presiden 2014 mendatang. Dia mengatakan bahwa ia menunggu situasi politik setelah perhelatan Pemilihan Legislatif (Pileg) 2014.

"Itu soal nanti. Sesudah Pileg. Melamar pun sekarang belum ada formulirnya," kelakarnya saat ditanya soal pengajuan dirinya menjadi capres Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) usai peringatan hari lahir ke-15 PKB di Jakarta, Selasa (23/7/2013).

Soal klaim Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar yang menyatakan dia melamar jadi capres PKB, Mahfud mengaku sudah menyatakan kepada pihak PKB untuk membahasnya belakangan.

"Saya usul kepada PKB untuk membicarakan (soal capres) nanti. Sekarang semua calon yang muncul ditampung dulu," ujarnya.

Meski mengaku PKB merupakan terminal politiknya, Mahfud belum memastikan akan menjadi capres PKB atau tidak. Dia juga belum menyatakan dengan tegas ketertarikannya untuk melaju dari partai yang didirikan mantan Presiden Abudrahman Wahid itu.

"Kita lihat perkembangannya. Pokoknya PKB perlu undang banyak calon. Saya usul, semua nama saja dimunculkan dulu. Nanti baru akan ada forum-forum yang sudah baku di sini. Forum terhormat pada saatnya. Mungkin sesudah atau sebelum Pileg," tukasnya.

Dia mengaku, berharap PKB memiliki banyak pilihan capres. "Sehingga semua yang punya idola, yang punya massa, ikut PKB," tutur mantan Menteri Pertahanan era Gus Dur itu.




Editor : Hindra Liauw


















10:27 AM | 0 komentar | Read More

Pasha Lega, Ibu Mertua Kecewa


BOGOR, KOMPAS.com — Vokalis grup band Ungu, Sigit Purnomo alias Pasha, menyambut hangat upaya mediasi dengan Okky Agustina yang dilakukan oleh Ketua Majelis Hakim Wedhayati SH dalam persidangan di Pengadilan Negeri Bogor, Jawa Barat, Selasa (5/1/2010).


"Saya juga sebelumnya sudah meminta maaf sama Okky. Alhamdulillah, ternyata sekarang hakim sendiri yang memediasi," ujar Pasha saat ditemui seusai sidang.


Pasha pun mengaku sedikit lega. "Alhamdulillah sekarang sudah saling memaafkan masing-masing. Meski sidang belum tentu selesai," ujarnya.


Sementara itu, Sri Mulyanti, ibunda Okky, justru mengaku kecewa dengan mantan menantunya itu. "Sejak cerai, Pasha mana pernah minta maaf kepada Okky. Bahkan kemarin dia jemput anak-anak, dia cium tangan tapi tidak ada kata-kata meminta maaf kepada saya," imbuh Sri.


Menurut Sri, pelantun "Cinta Gila" itu termasuk pria yang alot untuk mengucapkan kata maaf. "Pasha itu orangnya susah minta maaf. Saya penginnya dia minta maaf dari hatinya sendiri enggak disuruh orang," tandas Sri.


Menurut Sri, pria yang diduga melakukan tindak kekerasan terhadap putrinya itu pernah meminta maaf ketika kepergok berselingkuh. "Dia pernah meminta maaf sama saya, sampai dia cium kaki saya karena dia ketahuan selingkuh dua kali. Pertama dengan pramugari dan yang kedua semuanya sudah tahu kan pas Okky cerai," tegasnya.


Meski begitu, Sri tetap tak menaruh dendam pada pria yang memberikannya tiga orang cucu. "Saya tidak dendam, saya hanya kasihan sama dia karena dia gengsinya tinggi," pungkas Sri. (C7-09)


10:14 AM | 0 komentar | Read More

Filipina Dilanda LeBron Mania





MANILA, Kompas.com - Para penggemar bola basket di Filipina rela berhujan-hujan dan kepanasan demi melihat legenda hidup NBA, LeBron James yang tengah berkunjung di negara itu.

Bintang klub Miami Heat ini disambut kembang api dan sambutan dari 15 ribu pendukungnya. LeBron hadir untuk  melakukan eksebisi lemparan tiga angka dan juga memberi klinik bola basket. "Luar biasa," kata LeBron James sebelum  pertandingan elksebisi timnas Filipina dan tim seleksi liga mahasiswa.

Para penggemar bola basket Filipina mengaku berjuang keras untuk mendapatkan tiket menyaksikan bintang NBA tersebut.

Pengusaha muda Franco Miguel, 32,  mengaku harus antre selama berjam-jam di luar toko pertalatan olah raga ynag membagikan tiket bertemu LeBron, pekan lalu. "Namun saya tidak peduli harus antre selama dua hari. Yang penting saya bisa bertemu dan melihat LeBron James," kata mIguel.

Tiket bertemu LeBron memang dibagikan gratis oleh Nike selaku sponsor. karena itulah para peminat rela berkemah di luar toko selama beberapa hari demi mendapatkan antrean untuk mendapat tiket gratis tersebut.

Bola basket merupakan olah raga paling populer di Filipina yang pernah dijajah oleh AS.  LeBron datang ke Filipina dalam rangkaian tur Asia dan dilakukan sebulan setelah ia memimpin Miami mempertahakan gelar juara NBA.




Editor : Tjahjo Sasongko















10:07 AM | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger