Powered by Blogger.

Popular Posts Today

Jordan Yakin Mampu Kalahkan LeBron

Written By Unknown on Tuesday, October 1, 2013 | 10:07 AM





CHARLOTTE, Kompas.com — Legenda NBA, Michael Jordan, mengatakan, ia akan mampu mengalahkan LeBron James dalam pertandingan one-on-one di masa jayanya sebagai pemain NBA.

Bicara dalam rangkaian promosi gim video NBA 2K14 yang dikeluarkan Selasa (1/10/2013), Jordan menyebut beberapa nama pemain NBA yang diinginkannya untuk bertanding one-on-one termasuk Jerry West, Elgin Baylor, Julius Erving, Carmelo Anthony, Dwyane Wade, Kobe Bryant, dan LeBron James.

"Saya kira saya akan menang hadapi LeBron," kata Jordan. Namun ia tidak terlalu yakin dengan Kobe Bryant. "Kobe telah mencuri semua gerakan yang saya miliki," kata Jordan.

Jordan memiliki tinggi 1,95 meter dan berat 97 kilogram pada masa jayanya. Ia mencatat rekor rata-rata 30.1 poin, 6.2 rebound, dan 5.3 assist per gim dalam kariernya selama 15 musim di NBA.

Jordan (50), yang pernah meraih lima kali pemain terbaik NBA, sekarang merupakan pemilik klub NBA Charlotte Bobcats.




Editor : Tjahjo Sasongko















10:07 AM | 0 komentar | Read More

Karena Takut, Dua Anak Benget Urung Melihat Jasad Ayahnya





JAKARTA, KOMPAS.com — Mantan istri terdakwa kasus mutilasi, Benget Sitomorang, Roini (33), mendatangi Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta, bersama kedua anaknya untuk melihat jenazah Benget.


Roini mengungkapkan, kehadirannya di RSCM karena desakan dari kedua putrinya yang ingin melihat jasad sang ayah untuk terakhir kalinya. "Saya baru tahu kalau bapaknya anak-anak meninggal, kemudian anak-anak ingin melihatnya," ujar Roini saat ditemui di RSCM, Selasa (1/10/2013).


Sejak enam tahun lalu, menurut Roini, dia bercerai dengan Benget. Sejak itu pula, ia tak lagi berkomunikasi dengan mantan suaminya, yang telah memberinya dua orang putri, Nita (10) dan Dwi (8).  


Di mata Roini, Benget sangat gigih dalam bekerja. "Dia sopir metromini, getol nyari duit. Dulu kalau pulang selalu bawa sayuran. Dia juga sering memasak ketika pulang kerja. Malahan terkadang membawa sesuatu untuk anaknya," kenang Roini.


Menurut Roini, kabar kematian Benget-lah yang kemudian mendorong anak-anaknya ingin melihat jasad sang ayah untuk terakhir kalinya. Namun, saat tiba di RSCM, kedua anaknya justru mengurungkan niatnya. 


Roini mengatakan, kedua putrinya ternyata tak sanggup melihat kondisi ayahnya yang sudah tak bernyawa tersebut. "Mereka enggak jadi lihat, mereka takut," tambah Roini.


Seperti diberitakan, Benget Situmorang merupakan terdakwa kasus mutilasi Darna Sri Astuti, istrinya. Benget melakukan aksinya di rumah sendiri, dibantu oleh wanita yang diduga selingkuhannya, Tini (39).


Benget dan Tini kemudian membuang potongan tubuh Darna pada Selasa (5/3/2013) pukul 06.30 WIB di Tol Cikampek. Benget dikenakan Pasal 340 KUHP jo 338 KUHP jo 351 KUHP dan dituntut dengan hukuman mati. 





Editor : Eko Hendrawan Sofyan
















10:05 AM | 0 komentar | Read More

Film 308 Diputar di Bioskop Amerika

Written By Unknown on Monday, September 30, 2013 | 10:49 AM


Dunia perfilman Indonesia, dirasa sejumlah insan perfilman sedang mengalami kebangkitan. Sejumlah film telah menunjukkan 'gigi' di pentas internasional. Bahkan wajah aktor dan aktris film tanah air juga sudah mulai bermunculan di film-film Hollywood.


Salah satu kabar terbaru dari prestasi dunia perfilman tanah air adalah dengan terpilihnya film bergenre horor 308 untuk masuk dalam nominasi Screamfest Horror Film Festival di Los Angeles, Amerika Serikat.


Hal tersebut tentu saja membanggakan para pendukung film tersebut, tak terkecuali para pemainnya. Shandy Aulia bahkan mengatakan, jika dirinya tak menyangka film 308, siap bersaing di ajang festival film berkelas internasional untuk film-film bergenre horor.


"Ini sebuah kebahagiaan bagi saya dan kebanggaan bagi semua yang terlibat dalam film ini. Termasuk juga kebanggaan bagi masyarakat Indonesia," ujarnya belum lama ini.


Menurut pemain lainnya, Ki Kusumo, masuknya film 308 di ajang Screamfest Horror Film Festival, merupakan kebangkitan perfilman Indonesia, khususnya film bertema horor.


"Banyak yang mengakui. Bukan hanya dalam negeri, tapi juga di luar negeri. Film 308 contohnya, bisa tampil dan menarik penonton luar negeri,” ujar Ki Kusumo saat ditemui di Djakarta Theater XXI, Jakarta Pusat, Senin (30/9).


Aktor sekaligus produser film ini juga menilai, dirinya merasakan antusias masyarakat terhadap film bertema horor kembali bangkit. Sebab, menurutnya, tidak semua film horor memamerkan unsur seks. Film besutan Hit Maker Studios tersebut, menurut Ki Kusumo menonjolkan unsur seni budaya sehingga mendapat dukungan dari Kementrian Pariwisata Bidang Ekonomi Kreatif.


"Ini sangat positif. Hal yang tidak biasa, jadi hebat banget,” lanjut Ketua Umum Komando Pejuang Merah Putih (KPMP) yang juga merupakan konsultan supranatural tersebut.


Sementara itu Shandy Aulia pun berharap, pemerintah memberikan dukungan penuh kepada perfilman Indonesia, agar dapat terus bergairah dan lebih diakui di dunia. Ia juga begitu senang saat mengetahui film 308 akan diputar di bioskop di Amerika Serikat.


"Saya berharap pemerintah mendukung penuh perfilman tanah air," ujarnya.


Film 308 yang disutradarai Jose Purnomo adalah film Asia satu-satunya yang masuk nominasi Screamfest Horror Film Festival, menyisihkan 50.000 film yang ikut kompetisi tahun ini. Dijadwalkan, film yang juga dibintangi Shandy Aulia dan Denny Sumargo ini akan di putar di bioskop Amerika pada 12 Oktober mendatang, dengan harga tiket US$ 11.



10:49 AM | 0 komentar | Read More

Ini Anggota LPSK 2013-2018






JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak tujuh orang akhirnya terpilih sebagai anggota Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) periode 2013-2018 melalui pemungutan suara yang dilakukan, Senin (30/9/2013) di Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat. Empat orang di antaranya merupakan calon petahana yang kini sedang menjabat di LPSK.

Tujuh orang yang terpilih itu yakni Abdul Haris Semendawai (Advokat/Ketua LPSK), Edwin Partogi Siregar (Kontras), Lili Pintauli (advokat/anggota LPSK), Askari Razak (akademisi), Hasto Atmojo Suroyo (Akademisi), Lies Sulistiani (Akademisi, wakil ketua LPSK), dan Teguh Soedarsono (Purn. Polri, anggota LPSK 2008-2013).


Pemungutan suara di Komisi III dilakukan 52 anggota. Tiap anggota berhak memilih maksimal tujuh calon. Berikut hasil lengkapnya:

1. Askari Razak (akademisi) 45 suara.
2. Lili Pintauli (advokat, anggota LPSK 2008-2013) 48 suara.
3. Johny Nelson Simanjuntak (advokat, mantan komisioner Komnas HAM) 14 suara.
4. Hasto Atmojo Suroyo (Akademisi) 47 suara.
5. Abdul Haris Semendawai (Advokat/Ketua LPSK) 51 suara.
6. Teguh Soedarsono (Purn. Polri, anggota LPSK 2008-2013) 27 suara.
7. Lestantya Ravisavitra Baskoro (jurnalis) 9 suara.
8. Lies Sulistiani (Akademisi, wakil ketua LPSK) 32 suara.
9. Mashudi (pensiunan PNS, tim asistensi menkumham) 21 suara.
10. Adhi Ayoe Yanthi (advokat) 12 suara.
11. Rinto Tri Hasworo (advokat) 0 suara.
12. Christomus Adrian Gampamolo (Purn. Polri) 0 suara.
13. Rooseno (PNS Menkumham) 5 suara.
14. Edwin Partogi Pasaribu (Kontras dan LSM) 45 suara.

"Ini kombinasi antara baru dan lama, yang lama menjaga kontinuitas. Energi LPSK memang lebih kuat dan berpengaruh ke penegakan hukum," ujar Ketua Komisi III Gede Pasek Suardika di Kompleks Parlemen, Senin (30/9/2013).

Pasek mengatakan, keberadaan lembaga ini penting untuk membongkar fakta yang ada. Selain itu, komposisi yang terpilih juga dianggap cukup bagus. "Incumbent (petahana) empat orang masuk semua," ucapnya.

Setelah pemilihan ini, Komisi III DPR akan menyampaikan hasil pemilihan LPSK ke rapat paripurna pada Senin (30/9/2013).





Editor : Hindra Liauw
















10:26 AM | 0 komentar | Read More

Panahan Tambahkan Satu Medali Emas





PALEMBANG, Kompas.com - Tuan rumah Indonesia hanya mendapatkan tambahan satu medali emas pada hari terakhir pelaksanaan pertandingan cabang panahan perhelatan olahraga negara-negara Islam atau "Islamic Solidarity Games III", setelah nomor "mix team compund" sebatas meraih perunggu di Palembang, Senin.
     
Emas terakhir Indonesia dari panahan ini dipersembahkan Ika Yuliana Rochmawati dan Riau Ega Agatha Salsabila yang berlaga pada nomor mix team recurve, setelah mencatatkan skor 146 dan pada babak penyisihan di Arena Panahan Jakabaring membukukan skor 2.611.
     
Kemudian, medali perak diraih Mesir atas nama Ibrahim Mohamed Rashad dan Amira Mansour yang membukukan skor 142, setelah pada babak penyisihan mengumpulkan angka 2.566.
     
Sedangkan, medali perunggu diraih kontingen Malaysia atas nama Sui Kim dan Nazir Oman dengan raihan skor 129, setelah pada babak penyisihan hanya mampu meraih angka 2.401.
     
Untuk nomor mix team compund sendiri, tuan rumah Indonesia hanya meraih medali perunggu setelah atlet andalan Rona Siska Sari dan I Gusti Nyoman Puruhito meraih skor akhir 150.
     
Medali emas nomor mix team compund diraih Tim Malaysia Nor Rizah Ishak dan Mohd Firdaus Isa yang mengoleksi skor akhir sama dengan Indonesia yakni 150, namun unggul angka pada babak penyisihan.
     
Sementara, medali perak diraih Tim Iran atas  nama Mahtab Parsahemr dan Amir Kazempour dengan raihan angka 144 pada final, namun mengungguli Indonesia pada babak penyisihan.
     
Pelatih Panahanan Indonesia Daniel Lumalesil mengatakan raihan satu medali emas dari nomor mix recurve telah diprediksi sejak awal, karena memiliki atlet berpengalaman berlaga pada ajang internasional.
     
"Target perolehan medali telah telampaui setelah meraih dua medali emas, tiga perak dan tiga perunggu. Namun, yang terpenting bukan medali melainkan skor dicetak mengingat puncak prestasi atlet diharapkan pada SEA Games Myanmar, Desember mendatang," katanya.
     
Seusai perhelatan ISG ini, para atlet nasional panahan akan diikutsertakan pada kejuaraan dunia junior di China.
    
 Sebanyak 46 negara terdiri atas 1.677 orang atlet dan 599 orang ofisial terlibat dalam perhelatan olahraga multievent ini, yakni Aljazair, Azerbaijan, Brunei Darussalam, Mesir, Guyana, Indonesia, Iran, Iraq, Kuwait, Libya, Maladewa, Maroko, Oman, Pakistan, Palestina, Qatar, Saudi Arabia, Sudan, Suriah, Tajikistan, Turkmenistan, Turki, Uni Emirat Arab (UEA).
     
Kemudian, Uganda, Yaman, Guinea, Mauritania, Gambia, Nigeria, Yordania, Togo, Pantai Gading, Senegal, Kamerun, Monzambik, Libanon, Tunisia, Somalia, Bahrain, Jibuti, Bangladesh, Chad, Komoro, Sierra Lione, dan Mali.     
     
Pehelatan ISG direncanakan akan ditutup oleh Menpora Roy Suryo di Palembang, Selasa (1/10) malam, setelah berlangsung sejak 22 September lalu.



Editor : Tjahjo Sasongko















10:07 AM | 0 komentar | Read More

Pengamat Tata Kota: Pemprov DKI Tak Perlu Buat Perda Moratorium Mal





JAKARTA, KOMPAS.com - Jakarta sudah disesaki mal. Karenanya, tak ada lagi alasan bagi pengusaha untuk membangun mal atau pusat perbelanjaan di DKI. 


Pengamat Tata Kota Nirwana Yoga mengatakan DKI sudah kekurangan ruang terbuka hijau, dan tentu saja, jumlah kunjungan ke pusat perbelanjaan di Jakarta tergolong rendah.


"Ini berdasarkan penelitian ya, katakan lah dari 70 mal resmi di Jakarta, 50 persen sudah sepi pengunjung. Coba lihat Mega Mal Pluit, Pondok Indah Mal dari Senin sampai Minggu, pasti ramainya di akhir pekan saja," ujar Nirwana saat dihubungi Kompas.com pada Senin (30/9/2013).


Pemerintah Provinsi DKI, lanjut dia, tidak perlu lagi mengeluarkan perda soal moratorium pembangunan mal. Pasalnya, Jakarta telah memiliki Perda Nomor 1 Tahun 2013 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah atau RTRW yang dirancang hingga tahun 2030 yang akan datang.


Di dalam Perda itu sudah tercantum rencana tata ruang di Jakarta hingga tahun 2030 mendatang, termasuk lokasi yang boleh dan tidak boleh dibangun pusat perbelanjaan.


Yang perlu dipastikan, lanjut Nirwana, apakah peta pembangunan tersebut sudah berjalan dengan baik atau belum. Pasalnya, menurut Nirwana, Jakarta Selatan dianggap sebagai daerah yang 'overdosis' akan keberadaan pusat perbelanjaan.


"Nah, jika memang overdosis mal tadi dijadikan alasan, Pemprov DKI pun tidak bisa sembarang moratorium, perda (moratorium mal) itu harus melalui rekomendasi dari dinas terkait," ujarnya.


Tahun 2017 mendatang, lanjut Nirwana, adalah waktu yang tepat jika gubernur mengeluarkan perda soal moratorium pembangunan mal. Sebab setiap lima tahun, Perda Nomor 1 Tahun 2012 tentang RTRW hingga 2030 itu dapat direvisi.


"Enggak apa-apa Gubernur keluarkan penangguhan izin dulu, lalu keluar rekomendasi dari dinas terkait, baru bisa dikeluarkan Perdanya, isinya misalnya menghentikan pembangunan mal sampai 2030," ujarnya.


Nirwana menegaskan, dengan diterbitkannya perda terkait moratorium pembangunan pusat perbelanjaan dengan proses yang tepat dan benar tersebut, kekuatan hukumnya akan lebih kuat. Perda bersama latar belakangnya itu juga menutup kesempatan bagi gubernur selanjutnya untuk membangun pusat perbelanjaan baru.  





Editor : Eko Hendrawan Sofyan
















10:05 AM | 0 komentar | Read More

Mengenang Legenda Musik di Festival Jalan Braga 2013

Written By Unknown on Sunday, September 29, 2013 | 10:49 AM


Jakarta - Braga Festival 2013 yang digelar di Jalan Braga Kota Bandung, 27-29 September 2013 dikemas dengan tema "Momentomory" untuk mengenang para legenda musik Kota Bandung.


"Ya tema Braga Festival 2013 ini untuk 'balik Bandung' yakni mengembalikan kenangan kepada legenda-legenda musik Kota Bandung," kata Penggagas Braga Festival Diro Aritonang di Bandung.


Perhelatan festival yang rutin digelar di Kota Bandung yang digelar oleh Galur Braga tersebut merupakan kalender tetap pariwisata, seni dan budaya Kota Bandung dengan tema berbeda-beda setiap tahunnya.


Khusus pada 2013 ini, kata Diro adalah untuk mengembalikan kenangan dan mendengungkan kembali nilai-nilai dan spirit para legenda musik di Bandung, termasuk yang lahir di kawasan Braga.


Sejumlah legenda itu antara lain Harry Rusli, Deddy Stanzah, Braga Stone serta yang lainnya. Untuk mengenang dan mengulang kembali lagu-lagu para legenda itu, Panpel Braga Festival menyiapkan panggung 'Dangiang Bandung' untuk ajang pentas.


Kegiatan Festival Braga 2013 itu, disinergikan juga dengan misi Kota Bandung untuk menjadikan "Bandung Juara" yang ditulis besar-besar di salah satu sudut utama Braga Festival.


Sementara itu spirit dan motto para legenda juga ditulis di kawasan jalan 'batu andesit' Braga seperti Harry Rusli yang dikenal dengan pesannya "Jangan Menangis Indonesia" kemudian Deddy Stanzah dengan 'Tiada Hari Tanpa Rock & Roll".


Kegiatan Braga Festival juga menjadi salah satu ajang silaturahmi warga Kota Bandung, berkumpul, bersoialisasi dan juga berekspresi bersama.


"Selain mengenang legenda musik itu, juga sebagai ajang apresiasi dan kreasi seniman, musisi dan pelaku seni budaya di Kota Kembang ini," kata Firman, salah seorang petugas dengan pakaian khas hitam-hitam dan ikat kepala batik itu.


Lagu-lagu Pop Sunda, Blues hingga lagu-lagu lawas para legenda bergema dari panggung "Dangiang Bandung" yang menjadi magnet bagi para pengunjung.


Selain itu ajang itu juga digunakan oleh warga Bandung untuk promosi dan sosialiasi produk. Bahkan beberapa kerajinan banyak khas Kota Bandung maupun yang antik banyak dijual di ajang tersebut.


Selama tiga hari, kawasan Jalan Braga Kota Bandung ditutup bagi kendaraan dan dikhususkan bagi warga Bandung yang ingin menikmati suasana jalan itu pada akhir pekan ini.


10:49 AM | 0 komentar | Read More

Ini Alasan Gita Jadi Model Iklan Kemendag





JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Perdagangan Gita Wirjawan meminta keberadaan foto dirinya dalam iklan Kementerian Perdagangan tak dijadikan polemik. Ia menyatakan, iklan tersebut telah beredar jauh hari sebelum dirinya menjadi peserta Konvensi Calon Presiden Partai Demokrat.

"Saya kurang setuju dengan pandangan seperti itu (yang menentang). Tapi saya yakin saya bisa pertanggungjawabkan," kata Gita, Minggu (29/9/2013) malam, di Tennis Indoor Senayan, Jakarta.

Dalam iklan Kemendag yang beredar, kata Gita, pesan yang disampaikan jelas untuk mengajak masyarakat mencintai produk dalam negeri. Ia membantah jika iklan-iklan tersebut dikaitkan dengan Konvensi Partai Demokrat.

Lebih jauh, Gita menjelaskan bahwa keputusan memasang foto dirinya dalam iklan adalah untuk penghematan anggaran. Karena sebelum dirinya menjadi Menteri Perdagangan, iklan-iklan tersebut memerlukan biaya besar sebagai kompensasi memajang model foto.

"Sebelum saya jadi Mendag (iklan) itu menggunakan model. Itu kan biayanya lebih tinggi dan untuk ini saya tidak dibayar sama sekali," tandasnya.

Sebelumnya, Direktur Lingkaran Madani (Lima) Ray Rangkuti melaporkan iklan Kementerian Perdagangan (Kemendag) kepada Komite Konvensi Calon Presiden Partai Demokrat. Ray menduga ada unsur kepentingan dalam iklan tersebut.




Editor : Glori K. Wadrianto


















10:26 AM | 0 komentar | Read More

BI Yakin Nilai Tukar Rupiah Membaik






JAKARTA, KOMPAS.com - Nilai tukar rupiah sudah menguat beberapa hari belakangan. Data per hari ini, nilai tukar berada di posisi Rp 9.929. Bank Indonesia (BI) yakin, rupiah terus akan menguat seiring dengan perbaikan ekonomi Amerika Serikat (AS).

"Meski ketidakpastian global masih tinggi, namun diperkirakan tekanan pada nilai tukar akan berkurang seiring dengan perbaikan ekonomi AS," jelas Direktur Departemen Komunikasi, Peter Jacobs, Jumat, (28/6/2013).

BI berharap, tingkat ekspor akan meningkat seiring perbaikan di negeri Paman Sam. Namun, untuk sementara ini, memang tekanan terhadap rupiah masih ada.

Oleh sebab itu, BI akan mementingkan langkah-langkah untuk menjaga stabilitas nilai tukar, moneter, dan makro ekonomi nasional. Namun, BI tidak akan menetapkan angka nilai tukar rupiah untuk bertahan di level nominal tertentu.

BI pun akan mengorbankan cadangan devisa untuk menjaga posisi nilai tukar. Peter bilang, BI tak akan menetapkan angka psikologis cadangan devisa sebesar US$ 100 miliar. Namun ia mengaku tak tahu berapa posisi cadev akhir bulan ini. Pada Mei kemarin, cadev Indonesia sudah menurun ke posisi US$ 105,149 miliar dari sebelumnya US$ 107,269 miliar di bulan April.

Menurut BI, posisi cadev saat ini masih cukup untuk mendukung stabilitas nilai tukar rupiah. "Karena jauh di atas kebutuhan standar internasional," sebut Peter.

Kemudian, bank sentral ini melihat adanya total outflow yang terjadi sebagai uang panas. Ini pun menurutnya lazim, melihat situasi perekonomian yang tidak pasti. Peter menyatakan posisi outflow sekarang cenderung menurun dan membuat nilai tukar Rupiah relatif stabil.

Untuk itu, BI juga berusaha untuk mengantisipasi kebutuhan likuiditas di pasar. Terlebih, adanya peningkatan kebutuhan valas untuk pembayaran utang luar negeri dan repatriasi keuntungan korporasi. Peningkatan ini umum terjadi di periode akhir bulan dan akhir semester.(Annisa Aninditya Wibawa)




Editor : Bambang Priyo Jatmiko













10:14 AM | 0 komentar | Read More

Garuda Finisher, Komunitas Lari Bersama TNI-Sipil





JAKARTA, Kompas.com - Kegiatan lari tidak lagi sekedar menjadi pilihan olahraga yang bisa meningkatkan kebugaran tubuh. Lari bisa menjadi pilihan olahraga yang dapat mempererat solidaritas antar satuan TNI secara perorangan maupun kesatuan. Tidak tanggung-tanggung, komunitas lari Garuda Finisher dibentuk untuk mempererat hubungan TNI dengan masyarakat sipil..

Pemrakarsa komunitas ini adalah Mayor Agus Harimurti Yudhoyono, M.Sc, MPA. Bersama Garuda Finisher, Mayor Agus konsisten sebarkan semangat kebersamaan dan sportivitas di berbagai elemen masyarakat, dengan ikut berpartisipasi maupun menginisiasi kegiatan lari.

Seperti halnya hari Minggu  (29/9/2013), secara khusus Mayor Agus beserta Garuda Finisher mengikuti kegiatan Maraton 10K yang dilaksanakan dalam rangka HUT TNI ke-68. Sebanyak 10.000 orang berlari mengikuti rute Pintu Barat Daya Monas-Thamrin-Bundaran HI-Sudirman dan Univ Atmajaya, diakhiri putar balik ke arah Monas.

Kegiatan lari yang dimulai dari Pintu Barat Daya Silang Monas pukul 06.30 WIB ini dilepas oleh Menteri Pertahanan RI, Purnomo Yusgiantoro dan Panglima TNI, Jenderal TNI Moeldoko. Turut hadir Kapolri Jenderal Pol Timur Pradopo,  Kasad – Jenderal TNI Budiman, Kasal Laksamana TNI Marsetio dan Kasau – Marsekal TNI Ida Bagus Putu Dunia serta para pejabat TNI lainnya. Acara ini sekaligus ditujukan untuk menjaring atlet baru dari TNI maupun masyarakat.

Untuk menyebarkan semangat HUT TNI, Mayor Agus dan Garuda Finisher melanjutkan lari dengan berpartisipasi dalam kegiatan Adidas King of The Road. Dengan mengambil lokasi di BSD Green Office Park-BSD City ini diikuti oleh sekitar 1.500 peserta, termasuk Mayor Agus, mengitari rute sejauh 17 KM. Pilihan rute 10 K dan 5 K juga menjadi pilihan peserta berpartisipasi dalam kegiatan ini. Tidak sekedar lari, Mayor Agus tetap meluangkan waktu menyapa dan berbincang dengan peserta lain.

Melalui kegiatan lari 27 KM, Mayor Agus konsisten perkenalkan komunitas Garuda Finisher dan terus menginspirasi masyarakat untuk tidak pernah menyerah karena kompetisi terberat adalah melawan diri sendiri. 

Garuda Finisher sendiri didirikan pada tanggal 20 Mei 2013 bersamaan dengan peringatan Hari Jadi Brigade Infanteri Lintas Udara 17 Kostrad. Mayor Agus sendiri berasal dari kesatuan ini. “It doesn’t matter how fast or how slow you are, just RUN and FINISH what you have started”. (*)




Editor : Tjahjo Sasongko















10:07 AM | 0 komentar | Read More

Cerita Basuki Soal Bolos Kuliah, Titip Absen, hingga Surat Cinta





JAKARTA, KOMPAS.com- Saat menjadi pembicara di hadapan mahasiswa baru Universitas Trisakti, Jakarta, Minggu (29/9/2013), Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menceritakan pengalamannya saat masih menjadi mahasiswa di kampus tersebut.

Lulusan Teknik Geologi, Fakultas Teknologi Mineral tahun 1989 ini menceritakan banyak hal. Mulai dari bolos kuliah, titip absensi, hingga menuliskan surat cinta untuk teman-temannya. "Saya mau cerita yang jangan dicontoh," candanya.

Menurut Basuki, dia dan hampir seluruh rekan sekelasnya pernah tidak lulus mata kuliah Ilmu Pengetahuan Komputer. Hal itu karena mereka memboikot ujian karena protes terhadap dosen yang tetap melaksanakan ujian berbarengan dengan dilaksanakannya pertandingan basket.


"Ada satu anak cewek, eh dia lulus. Dia Kara Laksono, istri dari Agus Guntoro dosen kalian," ujar Basuki di hadapan mahasiswa.

Basuki mengakui, dia dan rekan-rekan kuliahnya memang sangat kompak dalam segala hal. Tidak ada kasus primordialisme atau rasisme. Mereka pergi ke hutan ataupun gunung bersama-sama. Begitu pula saat bulan Ramadhan tiba, di mana mereka sering melaksanakan buka puasa bersama.

Namun begitu, Basuki mengaku dia adalah orang yang paling sering dititipi absen oleh teman-temannya. Dia pun akhirnya menandatangani daftar hadir teman-temannya yang tidak berangkat kuliah.


Selain itu, lanjutnya, Basuki juga mengaku teman-temannya sering memintanya menuliskan surat cinta untuk dikirim ke pacarnya masing-masing. "Saya yang paling jago membuat surat cinta. Jadi kalau teman nulis itu repot, saya yang tulisin," ungkapnya.





Editor : Glori K. Wadrianto
















10:05 AM | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger