Powered by Blogger.

Popular Posts Today

Pengelolaan Fiskal Indonesia Terlalu Konservatif

Written By Unknown on Sunday, November 11, 2012 | 9:14 AM




Pengelolaan Fiskal Indonesia Terlalu Konservatif





Penulis : Dwi Bayu Radius | Minggu, 11 November 2012 | 23:04 WIB












PALANGKARAYA, KOMPAS.com -- Pengelolaan fiskal Indonesia dinilai terlalu konservatif. Indonesia sebenarnya memiliki kesempatan lebih besar untuk maju jika fiskal tak dikelola dengan cara itu. Bila fiskal bisa dikelola lebih progresif, pembangunan infrastruktur akan lebih pesat.


Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar Aburizal Bakrie menuturkan, belum lama ini ia berkunjung ke Bandara Kuala Namu, Medan, Sumatera Utara. Pembangunan bandara hampir selesai namun jalan mulus menuju pusat kota belum dibangun. "Saat ditawarkan kepada swasta, tidak ada yang berminat karena payback period (periode pengembalian dana terlalu lama)," kata Aburizal, Minggu (11/11/2012) di Palangkaraya, Kalimantan Tengah.


Kondisi itu merupakan contoh bahwa fiskal masih dikelola secara konservatif. Karena itu, pemerintah daerah setempat harus membangun infrastruktur.


"Saya meminta pengelolaan fiskal Indonesia tidak terlalu konservatif. Kalimantan Tengah juga membutuhkan pelabuhan dan rel kereta untuk mengekspor batubara," katanya.


Menurut dia, infrastruktur yang tak bisa dikerjakan swasta karena periode pengembalian dana terlalu lama harus dilakukan pemerintah.


"Pengelolaan fiskal harus lebih progresif namun sikap hati-hati harus tetap diperlukan untuk menjaga kestabilan ekonomi," ujarnya.


Aburizal mengemukakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia sekitar 6,5 persen per tahun dinilai belum cukup baik untuk menjadi negara maju sebelum tahun 2045. " Kalau tanpa pembangunan infrastruktur, tak mungkin ekonomi bisa tumbuh lebih dari enam persen pada tahun-tahun mendatang," paparnya.


















9:14 AM | 0 komentar | Read More

Lorenzo Jatuh, Stoner Ketakutan



MotoGP


Lorenzo Jatuh, Stoner Ketakutan





Minggu, 11 November 2012 | 22:57 WIB












VALENCIA, Kompas.com - Juara dunia dua kali, Casey Stoner mengaku khawatir mengalami kecelakaan dan cedera dalam lombanya yang terakhir di GP valencia, MInggu ( 11/11).

Stoner menemapati posisi tiga, meski mengaku memacu motornya dengan hati-hati dan tidak mau mengambil risiko. "Jujur saja, saya takut mengalami kecelakaan," kaat Stoner.

"Saya tidak ingin mengalami cedera kaki seperti dulu, terurama di lomba terkahir saya. Anda lihat, banyak kecelakaan terjadi hari ini," kata pebalap asal Australia ini.

GP valencia tahun ini mengambil korban yang sangat mahal. Juara dunia Moto GP Jorge Lorenzo justru gagal mengakhiri penampilannya musim ini dengan baik di depan publiknya . Ia  mengalami kecelakaan saat lomba tinggal menyisakan sekitar 17 lap lagi.
    
Pebalap Yamaha yang meraih  mengunci gelar juara dunia keduanya dua pekan silam di Phillip Island di Australia kehilangan kendali sepeda motornya dan terlempar di trek untuk membuat Dani Pedrosa melaju tanpa rintangan.
    
Lorenzo mampu berjalan setelah mengalami kecelakaan itu, dan terlihat tidak menderita cedera serius.







Editor :


A. Tjahjo Sasongko















9:07 AM | 0 komentar | Read More

Pinang Ranti Rusuh, Polisi Siaga





Pinang Ranti Rusuh, Polisi Siaga





Penulis : Fabian Januarius Kuwado | Minggu, 11 November 2012 | 23:39 WIB












JAKARTA, KOMPAS.com - Kerusuhan antarkelompok warga terjadi di permukiman Jalan Nirbaya, RT 10 RW 03, Pinang Ranti, Jakarta Timur, Minggu (11/11/2012) malam. Dua truk aparat kepolisian dari Polres Jakarta Timur datang untuk mengamankan lokasi rusuh.


Berdasarkan pantauan Kompas.com di lapangan, situasi di permukiman tersebut masih mencekam. Petugas keamanan berseragam lengkap dan tameng datang sekitar pukul 22.45 WIB. Petugas kepolisian langsung berbaur dengan kelompok pemuda yang melakukan serangan. Sementara, beberapa petinggi Polisi dari Polres Jakarta Timur, tampak berkoordinasi dengan jajarannya untuk menghampiri kelompok yang diserang.


Tak berapa lama, Polisi pun berhasil masuk ke kelompok pemuda yang diserang untuk melakukan pendekatan persuasif. Untuk diketahui, dua kelompok yang berseteru terpisahkan ruas jalan. Kelompok penyerang, berada di Jalan Nirbaya, sementara kelompok yang diserang berada di sebuah rumah di Gang Agape, jalan kecil yang berada di Jalan Nirbaya. Meski dua truk petugas kepolisian telah datang mengamankan lokasi, kedua kelompok masih siaga sambil masing-masing memegang batu, kayu dan senjata tajam jenis parang dan clurit.


Mereka masih tampak marah sambil berteriak mencaci maki kelompok lawan. "Mana tindakan tegas aparat? Kami sudah ada korban tapi mereka tidak ditangkap. Biar kami tangkap dan bakar mereka hidup-hidup," teriak salah satu kelompok penyerang.


Sesaat sebelum petugas kepolisian datang, salah satu kelompok pemuda menyerang sebuah rumah yang dihuni kelompok pemuda lainnya di gang Agape. Menggunakan senjata tajam, kayu, botol dan batu, kelompok itu menyerang dengan membabi buta. Belum diketahui jelas penyebab perseteruan itu.


Namun, informasi di lapangan menyebutkan, perseteruan dua kelompok pemuda itu terjadi setelah seorang anggota kelompok yang diserang membacok salah satu anggota kelompok yang menyerang. Tak terima, mereka pun melakukan pembalasan.


Hingga kini, kondisi wilayah yang berada persis di belakang Terminal Pinang Ranti tersebut masih mencekam. Kasat Intel Polres Jakarta Timur, Wakasat Reskrim Polres Jakarta Timur serta Kapolsek Makasar tampak ikut berjaga di lokasi.

















9:05 AM | 0 komentar | Read More

Kotak dan Ungu Tampil di Simfoni untuk Bangsa

Written By Unknown on Saturday, November 10, 2012 | 9:49 AM


Logo grup musik Kotak

Logo grup musik Kotak (sumber: google.co.id)




Kotak membawakan lagu Terbang Tinggi disambut histeris penonton.

Grup musik Kotak mengawali konser musik bertajuk Simfoni Untuk Bangsa dalam rangka Hari Pahlawan 10 November yang digelar di halaman Taman Surya Kota Surabaya, Sabtu (10/11) malam.

Kotak pada penampilan pertama membawakan lagu berjudul Terbang Tinggi disambut tepuk tangan dan histeris para penonton dan penggemar yang kebanyakan warga.

Penampilan selanjutnya disusul Ungu, Girl Band Princess, Vidi Aldiano dan pemenang ajang pencarian bakat Indonesian Idol, Regina.

Konser tersebut disaksikan oleh Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, anggota DPRD Surabaya, pejabat Pemkot Surabaya dan para undangan lainnya.

Pemandu acara Raffi Ahmad dan Chica Jessica memberikan semangat kepada para penonton. Raffi meminta penonton tetap menjaga perdamaian tidak tawuran agar acara berjalan lancar.

"Saya minta semua damai, jangan ada tawuran. Arek-arek Suroboyo tetap tenang," kata Raffi.

Panitia Penyelenggara Simfoni untuk Bangsa Yahya Rianto mengatakan konser ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan peringatan Hari Pahlawan yang digelar Pemkot Surabaya bekerja sama dengan PT Djarum dan RCTI.

"Beberapa musisi kondang dari Ibu Kota akan menghibur warga Surabaya," katanya.

Yahya atau yang akrab disapa Opa mengatakan, konser Simfoni untuk Bangsa rencananya akan disiarkan secara tunda di RCTI pada hari yang sama. Terkait kondisi saat konser, pihak RCTI serta Djarum selaku sponsor telah menyiapkan tujuh layar raksasa.

"Para penonton tidak perlu memaksakan diri merangsek ke depan, karena sudah ada layar di tujuh titik sehingga tetap dapat menikmati suasana panggung dari berbagai sisi," kata Opa.

9:49 AM | 0 komentar | Read More

Hentikan Obral Grasi agar Tak Dicurigai





Hentikan Obral Grasi agar Tak Dicurigai





Penulis : Suhartono | Sabtu, 10 November 2012 | 18:51 WIB











JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Laode Ida, menyatakan, agar tidak dicurigai ada mafia narkotika dan obat-obatan di Istana Negara, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) harus menghentikan obral pemberian grasi kepada para terpidana narkoba, dengan peran apapun.


"Sebenarnya, yang mencurigai dugaan mafia narkotika itu bukan saja Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD saja, melainkan juga banyak warga bangsa lainnya," ujar Laode kepada Kompas, Sabtu (10/11/2012) sore.


Respon keras muncul, menyikapi penolakan Mahkamah Agung terhadap grasi kepada Meirika Franola (Ola), terpidana narkoba, yang diberi grasi oleh Presiden SBY baru-baru ini.


Hanya saja, tambah Laode, karena Mahfud yang bicara, kecurigaan itu langsung menjadi berita. Istana Negara sendiri seperti kebakaran jenggot seraya menyerang balik ke Mahfud MD.


"Seharusnya, tak perlu menyerang balik Mahfud MD. Pihak yamg mengitari Presiden SBY sebaiknya memberi masukan saja agar Presiden berhati-hati memberi grasi. Karena kebijakan seorang Presiden niscaya akan selalu disorot dan pada tingkat tertentu bakal dicurigai," lanjut Laode


Menyikapi Istana Negara yang kebakaran jenggot, Laode prihatin. "Sekali lagi, Istana tak boleh super sensitif apalagi resisten. Ambil hikmanya saja dan perlu diingat bahwa narkoba adalah musuh bangsa ini yang tak boleh ditolerir. Pihak istana harus memberi contoh melawan atau memerangi penjahat narkoba dengan serius, dan jangan memberi grasi lagi kepada siapaun yang terlibat narkoba," jelasnya.

















9:26 AM | 0 komentar | Read More

Untuk Pertama Kali, Penjualan McDonalds Anjlok


KOMPAS.com — Salah satu jaringan restoran cepat saji terbesar di dunia McDonald's mengalami penurunan penjualan pada tahun ini. Bahkan, penurunan ini merupakan pertama kalinya dalam sembilan tahun terakhir. Seperti dikutip dari Bloomberg, penjualan makanan cepat saji McDonald's secara bulanan pada Oktober lalu di Amerika Serikat mengalami penurunan 1,8 persen. Penurunan penjualan itu terjadi di cabang atau outlet yang sedikitnya sudah buka minimal 13 bulan. Padahal, penjualan dari McDonald's Amerika Serikat ini berkontribusi sepertiga ke McDonald's Corporation.

Konsensus dari 14 analis memproyeksikan, pada bulan ini juga akan masih terjadi penurunan penjualan, setidaknya hingga 1,1 persen. Sementara itu, Manager McDonald's Illinois Oak Brook menjelaskan, McDonald's di daerahnya mengalami penurunan hingga 2,2 persen pada Oktober 2012. Para analis juga memproyeksikan penjualan McDonald's  di Illinois juga akan turun 1,1 persen.

Analis dari Telsey Advisory Group berbasis di New York, Peter Saleh, menjelaskan, penurunan penjualan McDonald's ini karena McDonald's kalah bersaing dengan Burger King dan Wendy Co.

"Burger King telah membenahi jajaran produknya dan iklan mereka gila-gilaan, makin agresif. Begitu juga dengan Wendy Co," kata Saleh.

Saleh juga memperkirakan, penjualan McDonald's pada bulan November ini bakal tertekan. Bahkan, diprediksi masih akan tertekan hingga April 2013 mendatang. Tak hanya di Amerika Serikat, penjualan McDonald's juga mengalami penurunan di Eropa 2,2 persen dan 2,4 persen di Asia Pasifik serta kawasan Timur Tengah.

Analis Kaul Advisory Group Wayne yang berbasis di New Jersey juga memperkirakan penjualan McDonald's di dua kawasan itu akan menurun bulan ini, masing-masing 0,7 persen dan 3 persen. Penurunan penjualan juga terjadi di China.

Padahal, rencananya, McDonald's di China akan menargetkan pembukaan 2.000 outlet baru di sana. Di Jepang juga mengalami penurunan 7,2 persen, Oktober lalu. Saat ini, McDonald's memiliki 34.000 restoran di seluruh dunia. Karena penurunan penjualan tersebut, saham McDonald's anjlok 2 persen menjadi 85,13 dollar AS di bursa New York. Adapun pada tahun ini, saham McDonald's anjlok 15 persen.






Editor :


Inggried Dwi Wedhaswary









9:14 AM | 0 komentar | Read More

Sigit PD Buka Peluang Juara Indoprix 125 CC




Sigit PD Buka Peluang Juara Indoprix 125 CC





Sabtu, 10 November 2012 | 21:46 WIB













BINUANG, Kompas.com - Sigit PD membuka peluang menjuarai kelas IP1 (125 cc) Indoprix setelah merebut pole position seri kelima atau terakhir yang berlangsung di sirkuit Balipat Binuang, Banjarmasin, Sabtu (10/11/2012). Pebalap Yamaha Yamalube TDR FDR NHK Yonk Jaya itu menguasai kualifikasi setelah mencetak waktu terbaik 1 menit 23,268 detik.

Sigit terpaut 0,124 detik dengan Fitriansyah Kete ((Nhk Irc Lanay Jaya Racing) dan saingan lainnya buat jadi juara umum, H Yudhistira (Kawasaki Kyt Elf Irc Rextor Manual Tech). Fitriansyah Kete (Nhk Irc Lanay Jaya Racing) dan Yudhistira masing-masing akan start dari posisi kedua dan ketiga.

Kualifikasi superpole kedua IP1 berlangsung saat hujan. Hal ini menurut Sigit justru menguntungkan dia. "Hujan bantu saya dapat pole karena bisa memilih racing line yang tidak licin. Sirkuit ini semennya licin dan saat hujan lebih terlihat jadi bisa menghindar. Saya berharap saat race hujan jadi bisa bantu seperti saat kualifikasi," harap Sigit.

Sementara ini Sigit memuncaki klasemen dengan 104 poin. Dia terpaut 7 angka dengan Rafid Topan di bawahnya tapi Topan urung ikut karena turun di seri Moto2 Valencia. Jadi pesaing terdekatnya Sudarmono (Yamaha Yamalube Fdr Kyt Trijaya) 87 poin dan Yudhistira 84 poin.

Di kelas 110 cc (IP2), Yudhistira menempati pole dengan catatan waktu tercepat 1 menit 24,001 detik. Di belakangnya ada Hendriansyah (Hrvrt Bgm-Hbm Nissin Kyt Yamalube) dan Fitriansyah Kete. Di kelas ini Yamaha telah memastikan gelar lewat Rafid Topan di seri keempat.







Editor :


Aloysius Gonsaga Angi Ebo















9:07 AM | 0 komentar | Read More

Bikin Kartu Sehat Cukup Pakai KTP dan KK





Bikin Kartu Sehat Cukup Pakai KTP dan KK





Penulis : Indra Akuntono | Sabtu, 10 November 2012 | 22:18 WIB













JAKARTA, KOMPAS.com - Seluruh warga DKI Jakarta kini bisa mendapatkan Kartu Jakarta Sehat untuk berobat gratis di puskesmas maupun rumah sakit rujukan tertentu. Bagaimana cara mendapatkan kartu ini?


Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dien Ernawati mengatakan bahwa syarat untuk mendapatkan Kartu Jakarta Sehat sangatlah mudah. Warga cukup mendatangi puskesmas terdekat dan menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) serta Kartu Keluarga (KK) domisili Jakarta.


"Kenapa pakai KK? Karena ada anak-anak yang usianya di bawah 17 tahun dan belum punya KTP. Cukup dengan KK, maka satu keluarga bisa mendaftar melalui puskesmas dan akan dibagikan kartunya setelah selesai dicetak," kata Dien di Pademangan Timur, Jakarta Utara, Sabtu (10/11/2012).


Ia menjelaskan, saat ini belum semua kartu selesai dicetak. Sementara belum memiliki kartu sehat, warga dapat menggunakan KTP DKI Jakarta untuk berobat gratis di puskesmas. Dalam implementasinya, kartu ini juga menjadi lebih praktis karena warga tidak perlu lagi membuat Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) untuk berobat gratis. Ini dikarenakan kartu tersebut merupakan hak seluruh warga Jakarta, entah miskin ataupun kayak, asalkan berobat sesuai kriteria yang disyaratkan.


Bukan hanya itu, kemudahan lain juga diberikan pada warga yang tidak memiliki KTP Jakarta. Dengan catatan memenuhi sejumlah persyaratan yang telah ditentukan. "Untuk warga pendatang yang belum memiliki KTP (Jakarta), bisa menyerahkan dengan bukti domisili. Misalnya, ada surat keterangan dari warga di tempatnya tinggal," ujarnya.


Berkaitan dengan itu, ia mengaku yakin tak akan ada warga yang dipersulit untuk memeroleh kartu tersebut. Terlebih semuanya telah diimbangi dengan sosialisasi yang dianggap sukses. "Tadi di puskesmas banyak warga yang mendaftar dan berobat, sosialisasinya sukses dan masyarakatnya pintar," ujar Dien.

















9:05 AM | 0 komentar | Read More

Suara Karsu Donmez Hangatkan Penggemar Saat Konser di Jakarta

Written By Unknown on Friday, November 9, 2012 | 9:49 AM


Karsu Donmez saat tampil di Erasmus Huis.

Karsu Donmez saat tampil di Erasmus Huis. (sumber: Beritasatu.com/Chairul Fikrie)




Pukau penonton konser.

Kedutaan besar Belanda menggelar konser musik jazz. Penyanyi asal Belanda berdarah Turki, Karsu Donmez berhasil memukau para penonton yang menyaksikan di Erasmus Huis, Jakarta, Kamis (8/11).

Karsu Donmez menggelar konser musik jazz diiringi sejumlah pemain musik, seperti Orville Breeveld (gitar), Dave Breidenach (bass), Sebastian Cornelisse (drum), dan Catalin Milea (Flute).

Konser yang digelar di kedutaan Belanda ini ditonton oleh hampir 250 tamu undangan baik dari dalam maupun luar negeri.

Menurut Intan salah satu penonton yang juga mahasiswa Sastra Belanda Universitas Indonesia, dirinya dan teman-teman sudah sering menonton pertunjukan yang digelar oleh kedutaan Belanda.

"Hampir setiap bulan pihak Kedutaan Belanda mengadakan acara. Dan seperti hari ini digelar konser Karsu Donmez, bagi sebagian orang mungkin tak tau sapa dia, dia adalah musisi jazz asal Belanda imigran dari Turki. Biasanya Karsu Donmez menyanyikan lagu-lagu jazz lawas," ujar Intan salah satu pengunjung di konser tersebut.

9:49 AM | 0 komentar | Read More

PDIP Tantang Dahlan Lapor ke KPK





PDI-P Tantang Dahlan Lapor ke KPK





Penulis : Harry Susilo | Jumat, 9 November 2012 | 23:49 WIB













SURABAYA, KOMPAS.com — PDI Perjuangan meminta Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan untuk melaporkan kasus pemerasan BUMN ke Komisi Pemberantasan Korupsi. Selama ini, laporan pemerasan yang dilakukan oknum anggota Dewan Perwakilan Rakyat ini baru disampaikan kepada Badan Kehormatan DPR.


Ketua Dewan Pimpinan Pusat PDI Perjuangan Bidang Pemuda dan Olahraga Maruarar Sirait menilai, jika Dahlan Iskan berniat untuk membersihkan BUMN, sebaiknya laporan tidak hanya disampaikan kepada BK DPR, tetapi juga kepada KPK. Terlebih lagi, upaya pemerasan terhadap BUMN adalah persoalan serius dan masuk ranah hukum.


"Kalau memang benar (ada pemerasan), laporkan ke KPK dengan bukti dan saksi yang ada. Jangan tanggung-tanggung. Tidak cukup hanya mengadukan ke BK," ujar Maruarar Sirait seusai acara seminar kebangsaan bertema "Aktualisasi Nilai-Nilai Kepahlawanan Menuju Kepemimpinan Visioner" di Surabaya, Jawa Timur, Jumat (9/11/2012).


Maruarar menambahkan, upaya klarifikasi terhadap anggota DPR dari PDI-P yang turut disebut Dahlan menunggu keterangan BK DPR. Maruarar meminta asas praduga tidak bersalah juga harus dihormati.




















9:26 AM | 0 komentar | Read More

Indonesia-Korea Jajaki Kerja Sama Produksi Mobil Ramah Lingkungan




Indonesia-Korea Jajaki Kerja Sama Produksi Mobil Ramah Lingkungan





Penulis : Kontributor Denpasar, Muhammad Hasanudin | Jumat, 9 November 2012 | 22:52 WIB












DENPASAR, KOMPAS.com - Bali Democracy Forum di Nusa Dua, Bali 8-9 November ini dimanfaatkan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk meningkatkan kerjasama bilateral dengan negara-negara peserta.


Salah satunya dengan Korea Selatan. Kerja sama penting Indonesia dan Korsel yang dibahas antara kedua kepala negara adalah produksi alat transportasi yang ramah lingkungan.


"Kerja sama, investasi, perdagangan, energi dan lain-lain berkembang dengan baik. Kita akan bekerja sama memproduksi alat transportasi atau kendaraan ramah lingkungan, green car, hybrid car, suatu saat electric car," ujar Presiden SBY saat konferensi pers usai penutupan Bali Democracy Forum di Nusa Dua, Bali, Jumat (9/11/2012).


Presiden SBY menilai Korea memiliki kemampuan teknologi yang maju, sementara Indonesia punya sejumlah pakar sehingga kerja sama yang dilakukan akan menggabungkan dua kekuatan tersebut.


Manfaat yang akan dirasakan dengan kerja sama ini, lanjut SBY, adalah untuk mengurangi tekanan APBN yang selama ini dibebani subsidi BBM.


"Kalau kita menghadirkan transportasi yang ramah lingkungan, tekanan APBN kita karena subsidi yang amat besar akan jauh berkurang," jelas Presiden SBY.


Jika tekanan APBN berkurang dan subsidi tak lagi membebani APBN maka pemerintah lebih leluasa menyalurkan anggaran untuk pembangunan yang lain.


















9:14 AM | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger