Powered by Blogger.

Popular Posts Today

15 Direksi BUMN Terima Anugerah Kartini 2013

Written By Unknown on Wednesday, April 24, 2013 | 10:26 AM


JAKARTA, KOMPAS.com- Majalah BUMN Track memberi penghargaan bagi 15 direksi perempuan atau "Srikandi" BUMN dalam bentuk Anugerah Kartini 2013. Penghargaan ini diselenggarakan Rabu (24/4/2013) di Hotel Borobudur.


Ketua Panitia dan Pemimpin Redaksi Majalah BUMN Track Hadi Mustofa Djuraid mengatakan, penghargaan ini bertujuan untuk mengapresiasi keberadaan perempuan di puncak kepemimpian BUMN.


"Keberadaan mereka memberi dampak besar bagi peningkatan kinerja BUMN sekaligus berkontribusi bagi perekonomian nasional," kata Hadi.


"BUMN yang dipegang perempuan umumnya prestasi dan labanya meningkat, misalnya PT Pertamina dan PT Sarinah," kata Menteri BUMN Dahlan Iskan kepada wartawan seusai penghargaan. Dahlan menambahkan, ada beberapa perusahaan BUMN yang terlalu laki-laki dan perlu sentuhan feminim.


"PLN dan Kereta Api sangat laki-laki dan perlu sentuhan perempuan agar pelayanan mereka lebih baik," ujar Dahlan.


"Sebagai perempuan, kami harus lebih baik dalam menyeimbangkan antara pekerjaan, keluarga, dan Tuhan. Harapan ke depan, ada lebih banyak perempuan yang menduduki posisi direksi," kata Mira Amahorseya, Direktur Utama PT Sarinah (Persero) dan penerima penghargaan.


Selama ini, lanjut Mira, salah satu hambatan perempuan untuk duduk di posisi kepemimpinan adalah budaya patriaki.


Kriteria penerima Anugerah Kartini BUMN 2013 adalah BUMN yang dipimpin menunjukkan kinerja yang baik atau tren kinerja yang terus membaik; mengembangkan kepemimpinan yang kuat, inovatif, mampu memecahkan masalah, dan menggerakkan perubahan ke arah yang lebih baik; serta telah menjabat selama lebih dari satu tahun.


Penerima Anugerah Kartini BUMN 2013 untuk bidang keuangan adalah Solihah, Direktur Keuangan PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero); Lenggogeni, Direktur Administrasi dan Keuangan PT Pindad (Persero); Siti Marwa, Direktur Keuangan dan Administrasi PT Berdikari (Persero).


Penghargaan untuk bidang marketing dan pengembangan bisnis diberikan kepada Fransiska Nelwan Mok, Direktur Corporate Bank Mandiri (Persero) Tbk. Penghargaan untuk bidang SDM dan Umum diberikan kepada Evita M Tagor, Direktur SDM PT Pertamina (Persero); Ade Suryani, Direktur SDM dan Umum PT Pupuk Kujang; Hartik Aningsih, Direktur SDM dan Umum PT Hutama Karya (Persero); Retno Hardiasiwi, Direktur Umum dan Personalia PT TWC Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko (Persero).


Adapun penghargaan untuk bidang Produksi dan Operasi diterima oleh Dayu Padmara Rengganis, Direktur Operasi PT Inti (Persero); Rini Wulandari, Direktur Operasi PT Sarinah (Persero).


Kemudian, penghargaan untuk kepemimpinan inspiratif diterima oleh Karen Agustiawan, Direktur Utama PT Pertamina (Persero); Jussabella Sahea, Direktur Utama PT Pelni (Persero); Intan Abdams Katoppo, Direktur Utama PT Hotel Indonesia Natour (Persero); Mira Amahorseya, Direktur Utama PT Sarinah (Persero); serta Felia Salim, Wakil Direktur Utama PT BNI (Persero) Tbk.






Editor :


Marcus Suprihadi









10:26 AM | 0 komentar | Read More

Toyota Catat Penjualan Mobil Tertinggi Dunia




Otomotif


Toyota Catat Penjualan Mobil Tertinggi Dunia





Penulis : Pieter P Gero | Rabu, 24 April 2013 | 22:53 WIB












TOKYO, KOMPAS.com- Toyota mencatat sebagai produsen dengan tingkat penjualan otomotif tertinggi di dunia pada triwulan pertama 2013, sekalipun tercatat mengalami penurunan penjualan di China dan Jepang.


Penjualan Toyota bersaing ketat dengan penjualan General Motors dari AS dan Volkswagen dari Jerman. Kantor berita AP, Rabu (24/4/2013), melaporkan, laporan dari Toyota Motors Corp menyebutkan penjualan mobil mereka pada tiga bulan pertama tahun 2013 mencapai 2,43 juta unit. Jumlah ini melampaui angka penjualan General Motors 2,36 juta unit dan Volkswagen AG sebesar 2.27 juta unit.


Penjualan Toyota pada triwulan I tahun 2013 ini turun 2,2 persen dibanding penjualan pada perideo yang sama tahun lalu. Sementara angka penjualan General Motors naik 3.6 persen dan Volkswagen naik 5,1 persen.


Total penjualan General Motors atau GM pada triwulan I tahun 2013 hanya kurang 69.000 unit dari produksi dan penjualan Toyota. Toyota mengakui produksi Prius yang merupakan mobil hibrida dan Camry tetap menjadi yang pertama dari penjualan produk Toyota sebagaimana juga terjadi tahun lalu.


Penjualan Toyota sempat kalah dibanding penjualan GM pada tahun 2012 setelah dilanda bencana Tsunami dan gempa bumi di Jepang timurlaut pada Maret 2012. GM menjadi produsen mobil nomor satu dunia selama tujuh decade sebelumnya akhir diambil alih predikat ini oleh Toyota pada tahun 2008 lalu.






Editor :


Marcus Suprihadi















10:14 AM | 0 komentar | Read More

Abaikan Pacquiao, Marquez Hadapi Bradley




Abaikan Pacquiao, Marquez Hadapi Bradley





Rabu, 24 April 2013 | 23:53 WIB












LOS ANGELES, Kompas.com -  Petinju Meksiko, Juan Manuel Marquez lebih memilih menghadapi petinju AS, Tim Bradley ketimbang mengulang pertemuannya dengan petinju Filipina, Manny Pacquiao.

Marquez akan menghadapi Bradley pada September mendatang. Bradley merupakan petinju yang juga mengalahkan Pacquaio saat keduanya bertemu, Juni tahun lalu. "Keduanya ingin segera bertemu," kata promotor tinju Bob Arum.

Rencana ini otomatis membatalkan kemungkian pertemuan Marquez dan Pacquaio untuk kelimakalinya. Marquez memukul KO Pacquaio dalam pertarungan terakhir mereka Desember lalu. Sebelumnya Marquez kalah dalam dua pertemuan dan bermain draw pada satu pertarungan menghadapi Pacquiao.

Menurut Arum, pertemuan Marquez-Pacquaio sulit terwujud karena petinju asal Filipina tersebut menginginkan pertarungan dilangsungkan di Singapura atau Makau. Ia menolak Amerika karena pajak perndapatn yang tinggi dan mencapai 40 persen.

Marquez memiliki rekor bertarung 55-6 dengan 40 KO, sementara Bradley tak terkalahkan dalam 30 pertarungan dengan 12 KO Bradley menang angka dalam pertarungan terakhirnya menghadapi petinju Rusia, Ruslan Provodnikov, bulan lalu.

Sementara Pacquaio memiliki rekor bertarung 54-5 dengan 2 seri dan 38 KO. Ia berencana bertarung di Singapura, tahun ini menghadapi petinju AS, Brandon Rios (31-1-1, 23 KO) atau Mike Alvarado (34-1 dengan 23 KO).







Editor :


A. Tjahjo Sasongko















10:07 AM | 0 komentar | Read More

Perjuangan Suharti, dari Pijat Tunanetra hingga Jual Kerupuk


JAKARTA, KOMPAS.com - Kondisi fisik Suharti (47) yang terbatas tak membuatnya bermalas-malasan untuk mencari nafkah bagi keluarganya. Bersama suaminya, yang juga sama-sama tunanetra, Suharti berjuang melawan kondisi itu demi mencari uang dan menyekolahkan anak-anaknya.


Sudah tiga tahun terakhir, Suharti berjualan kerupuk ikan di pinggir Jalan Raya Puri Indah, Kembangan, Jakarta Barat. Dengan bermodal puluhan kantong kerupuk yang diikat pada sebuah kayu serta tongkat untuk menuntunnya jalan, Suharti berdiri menunggu kedatangan para pembeli. Berteman peluh dan debu serta asap knalpot kendaraan, Suharti duduk di pinggir jalan. Kaus putih tipis bertulisan "I love Bali" pun terlihat sudah mulai kusam.


Terik matahari maupun hujan rintik tak membuat Suharti bergeser dari lokasi berjualan. Dia ingin mendapatkan sedikit tambahan uang belanja untuk membayar uang kontrakan maupun kebutuhan sehari-harinya. Suharti menuturkan, sebelum berjualan kerupuk, dia sempat membuka jasa pijat tunanetra bersama beberapa temannya yang bernasib sama dengan dia. Namun, seiring berjalannya waktu, jasa tersebut banyak dilakukan oleh orang-orang yang bisa melihat secara normal. Belum lagi panti pijat "plus-plus" juga semakin ramai di Jakarta.


Oleh karena itu, jasanya sebagai tukang pijat tunanetra sudah tak banyak di lirik lagi. "Tadinya saya tukang pijat. Tapi karena sudah banyak yang buka jasa pijat, jadi pelanggannya semakin sedikit," kata Suharti saat ditemui Kompas.com di Kembangan, Rabu (24/4/2013).


Karena sepi peminat, koordinator jasa pijat tunanetra memberikan solusi lain supaya Suharti bisa mendapatkan nafkah lagi. Koordinator tersebut mengajak ibu dari 4 orang anak ini untuk berjualan kerupuk ikan di pinggir jalan. Fasilitas yang diberikan adalah antar-jemput ke tempat dia biasa berdiri dan memberi pasokan kerupuk.


Biasanya koordinator tersebut menjemput istri dari Bambang Sujari ini sekitar pukul 14.30 WIB dari rumahnya di Kampung Bugis, Kembangan, Jakarta Barat. Saat pulang, mereka dijemput kembali dari lokasi berjualan pada pukul 20.00-21.00 WIB.


Selain Suharti, terdapat puluhan orang lain yang memiliki keterbatasan serupa dan turut berjualan di pinggir jalan. Mereka pun memiliki koordinator yang sama untuk menjual kerupuk ikan di sepanjang jalan daerah Kembangan.


"Jadi koordinatornya itu, orang yang tempat kita beli kerupuk. Setiap beli kerupuk ke orang itu," kata Suharti.


Kerupuk yang dijual Suharti seharga Rp 6.000 per bungkus. Kerupuk tersebut dia ambil dari pabrik di dekat Wisma Relasi, Jakarta Barat. Harga modal kerupuk tersebut Rp 4.000 WIB per bungkus. Setiap hari Suharti dapat membawa pulang uang sekitar Rp 75.000-Rp 125.000.


"Tapi kadang ya sedikit juga yang beli. Kayak hari ini, baru 4 bungkus yang terjual, padahal sudah sore begini," ujarnya.


Suharti mengalami kebutaan bukan karena cacat sejak lahir. Saat berusia 7 tahun, ia mengalami demam tinggi. Orantuanya membawanya ke rumah sakit dan mendapatkan pengobatan. Setelah berobat, panas tubuhnya semakin tinggi karena diduga mengalami overdosis obat. Akibatnya, bola mata Suharti tak kuat menahan dosis obat, sehingga dia tak bisa melihat kembali.


Walaupun begitu, Suharti merasa bersyukur karena bisa menyekolahkan 3 anaknya saat ini. Ketiga anaknya masih sekolah tingkat menengah atas di tiga sekolah berbeda. Keputusannya untuk berjualan kerupuk dia ambil supaya bisa membantu pendapatan suami yang hanya bekerja sebagai tukang pijat tunanetra. "Yang penting pekerjaan saya halal dan enggak minta-minta ke orang," katanya.












10:05 AM | 0 komentar | Read More

Ivan: Saya Tak Pernah Larang Anak-anak Temui Venna

Written By Unknown on Tuesday, April 23, 2013 | 10:49 AM


Jakarta - Suami Venna Melinda, Ivan Fadilla, akhirnya memenuhi panggilan Komis Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), terkait laporan Venna yang menyatakan bahwa dirinya kesulitan untuk menemui kedua anaknya usai proses mediasi di pengadilan Agama Jakarta Selatan beberapa waktu lalu.


Usai bertemu dengan pihak KPAI, Ivan menjelaskan bahwa dirinya tidak pernah melarang kedua anaknya untuk bertemu untuk. "Kemarin ada indikasi saya mempersulit anak-anak untuk bertemu ibunya. Kapan pun anak saya merasa nyaman ikut sama mamanya silakan. Mereka sangat sayang kepada kedua orangtuanya, berat bagi saya untuk mengambil sikap," ungkap Ivan saat ditemui di Kantor KPAI dikawasan Menteng, Jakarta Pusat, selasa (23/4).


"Saya tidak pernah melarang anak-anak bertemu dengan ibunya. Dan saya juga tidak pernah menghasut anak-anak untuk tidak menemui ibunya, karena anak-anak sudah cukup besar menilai siapa yang salah di sini," ujarnya.


Lebih lanjut, Ivan menjelaskan bahwa kedua anaknya selalu mengikuti perkembangan perceraiannya memalui media. "Masalah anak ini masalah yang kompleks, agak sensitif sampai di media anak-anak bisa mendengar, saya sebenarnya sulit harus bersikap di situasi seperti ini," paparnya.


10:49 AM | 0 komentar | Read More

Pengacara: KPK Tak Berwenang Sidik Aset Lama Djoko





Pengacara: KPK Tak Berwenang Sidik Aset Lama Djoko





Penulis : Icha Rastika | Selasa, 23 April 2013 | 22:15 WIB













JAKARTA, KOMPAS.com - Tim pengacara Inspektur Jenderal Djoko Susilo menilai Komisi Pemberantasan Korupsi tidak berwenang menyidik aset kliennya yang diperoleh sebelum tahun 2011 atau sebelum dimulainya pengadaan proyek simulator ujian surat izin mengemudi (SIM) di Korps Lalu Lintas Kepolisian RI. Tim pengacara Djoko juga menganggap bahwa dakwaan KPK tidak berdasarkan hukum karena menggunakan pasal tindak pindana pencucian uang tahun 2002.


"KPK menggunakan TPPU (tindak pidana pencucian uang) 2002 dan 2003, ini tidak ada kewenangan KPK karena KPK belum terbentuk di 2002 dan 2003," kata salah satu pengacara Djoko, Juniver Girsang, seusai mendengarkan pembacaan surat dakwaan Djoko oleh tim jaksa KPK di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Selasa (23/4/2013).


Menurut Juniver, dalam Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2002 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang tersebut, tidak disebutkan kewenangan KPK untuk mengusut pencucian uang. "Tentu dengan demikian, tuduhan yang mengaitkan di luar 2011 bukan kewenangan KPK atau disebut cacat hukum,' ujarnya.


Juniver juga membantah bagian dari surat dakwaan KPK yang mengatakan bahwa Djoko memerintahkan mark up atau penggelembungan harga proyek simulator roda dua dan roda empat. Selebihnya, tim pengacara Djoko akan menyampaikan tanggapan mereka atas dakawaan jaksa KPK ini melalui nota keberatan atau eksepsi yang dibacakan pada 30 Maret 2013.


Tim jaksa KPK mendakwa Djoko melakukan tindak pidana korupsi proyek simulator SIM dan pencucian uang. Jaksa KPK tidak hanya memasukkan aset Djoko ketika dia menjabat Kepala Korlantas Kepolisian RI sejak 15 September 2010 hingga 23 Februari 2012, tetapi juga aset-aset yang dimiliki Djoko sebelumnya. Nilai keseluruhan aset Djoko yang dimasukkan dalam dakwaan jaksa itu lebih dari Rp 100 miliar. Aset ini terdiri dari harta Djoko saat menjadi Kepala Korlantas Polri sejak 15 September 2010 dan selaku Gubernur Akademi Kepolisian sejak 22 Februari 2012. Demikian pula aset yang dimiliki DJoko dalam kurun waktu 2003 hingga Maret 2010.


Untuk TPPU, dia disangka melanggar Pasal 3 dan atau Pasal 4 UU Nomor 8 Tahun 2010, kemudian Pasal 3 ayat 1 dan atau Pasal 6 UU Nomor 15 Tahun 2002 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).


Ikuti berita terkait kasus ini dalam topik:
Dugaan Korupsi Korlantas Polri

















10:26 AM | 0 komentar | Read More

Basuki Santai Hadapi Gugatan Buruh


JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menanggapi santai rencana Majelis Pekerja Buruh Indonesia (MPBI) yang akan mengajukan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) melawan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo. Menurut Basuki, Pemerintah Provinsi DKI memiliki dasar hukum untuk melaksanakan kebijakan upah minimum provinsi (UMP) 2013.


"Pak Gubernur bilang, kan, memang harus digugat. Masa buruh tidak memperjuangkan nasibnya dia," kata Basuki di Balaikota Jakarta, Selasa (23/4/2013).


Basuki menilai tepat langkah buruh dalam memperjuangkan pembatalan penangguhan UMP melalui PTUN. Selain itu, ia yakin bahwa gugatan itu tidak akan mengganggu kinerja Pemprov DKI. Bila putusan PTUN memenangkan gugatan buruh, Basuki menyatakan bahwa Pemprov DKI tinggal melaksanakan putusan tersebut.


"Ya, kita tunggu saja kan. Kalau PTUN memenangkan buruh, ya kita ikuti saja. Santai, kan," ujar mantan Bupati Belitung Timur itu.


MPBI akan mengajukan gugatan ke PTUN terhadap Jokowi, yang telah mengabulkan penangguhan UMP 2013 sebagaimana diajukan oleh delapan perusahaan. Delapan perusahaan itu adalah PT Hansoll Indo, PT Star Camtex, PT Dayup Indo, PT Greentex Indonesia Utama, PT Hansae Indonesia Utama, PT Inkosindo Sukses, PT Tainan Interprises Indonesia, dan PT Winners International.


Dalam Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor 231/Men/2003 tentang Penangguhan Upah Minimum, disebutkan bahwa penangguhan UMP harus memenuhi sejumlah persyaratan. Persyaratan itu antara lain ada persetujuan dari buruh, perusahaan benar-benar merugi, dan membuat laporan audit. Namun, hingga saat ini MPBI menilai tidak ada sikap transparan tentang laporan keuangan dari perusahaan.












10:05 AM | 0 komentar | Read More

MUI: Tidak Ada Tekanan dalam Fatwa Sesat Eyang Subur

Written By Unknown on Monday, April 22, 2013 | 10:49 AM


Jakarta - Majelis Ulama Indonesia (MUI) membantah adanya tekanan dari berbagai pihak sebelum menyatakan Eyang Subur sesat. "MUI dibilang memaksa untuk menyatakan bahwa beliau (Eyang Subur) melakukan praktik perdukunan itu tidak benar. Tidak ada unsur paksaan," tegas Ketua Investigasi MUI, Umar Shihab di Jakarta, Senin (22/4).


Menurut Umar, keputusan terhadap status Eyang Subur didasarkan oleh laporan tim investigas MUI selama dua pekan. Juga berdasarkan atas Fatwa MYI nomor 2/Munas VII/MUI/2005 tentang perdukunan dan peramalan.


"Keputusan MUI bahwa sesungguhnya tim investigasi sudah melakukan tugas-tugasnya dengan cermat, teliti, dan hati. Kedua belah pihak, Adi dan Pak Subur datang ke MUI untuk meminta fatwa, karena itu kita sudah undang keduanya, dapat informasi dari kedua belah pihak. Kita berunding, berdiskusi, dan ternyata ditemukannya praktik perdukunan dan penyimpangan syariat istri Subur lebih dari empat," ujar Umar.


Lebih lanjut, Umar menjelaskan bahwa MUI bersedia melakukan bimbingan dan pengajaran keagamaan terhadap Eyang subur. "Pihak MUI bersedia memberikan bimbingan kegamaan sepenuhnya kepada Pak Subur bila bersedia melepaskan wanita yang selama ini berkedudukan sebagai istri kelima dan seterusnya serta menghentikan praktek perdukunan dan peramalan yang selama ini dia ajarkan kepada pengikutnya," tutup Umar Shihab.


10:49 AM | 0 komentar | Read More

Pertamina Minta Polri Amankan Distribusi BBM Bersubsidi


JAKARTA, KOMPAS.com — PT Pertamina (Persero) meminta Polri mengawasi sekaligus mengamankan pendistribusian bahan bakar minyak (BBM) terkait rencana kenaikan harga BBM subsidi jenis premium dan solar untuk mobil pribadi. PT Pertamina telah melakukan koordinasi langsung dengan Kepala Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri Komisaris Jenderal Sutarman.


"Karena adanya disparitas harga, penyimpangan kemungkinan sangat besar terjadi dan itu sudah terjadi. Kita berkoordinasi dengan pihak kepolisian, utamanya mengamankan pendistribusian BBM PSO (public services obligation) supaya tidak terjadi penyimpangan," ujar Direktur Pemasaran dan Niaga PT Pertamina Hanung Budya di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (22/4/2013).


Hanung menyatakan, PT Pertamina tidak dapat sendirian dalam mengatasi hal itu. Jika kebijakan itu diterapkan, setiap SPBU akan dijaga oleh petugas kepolisian. Pertamina dan kepolisian telah membicarakan prediksi permasalahan yang akan muncul. Namun, Hanung mengakui bahwa identifikasi masalah itu belum terlihat karena baru kali ini ada rencana penerapan dua harga tersebut.


"Indonesia belum pernah punya pengalaman satu produk bersubsidi dengan dua harga. Kemudian, ada sekelompok konsumen yang tidak boleh gunakan harga pertama dan didorong ke harga kedua. Jadi, kita juga belum bisa memprediksikan kira-kira output-nya seperti apa," ujarnya.


Hanung menjelaskan, kuota BBM bersubsidi pada tahun ini sebanyak 46 juta kiloliter yang terdiri dari premium, solar, dan minyak tanah. Adapun 45 juta kiloliter di antaranya merupakan tanggung jawab Pertamina. Pertamina juga berencana memasang sistem yang mampu memonitor pendistribusian BBM PSO di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).


Pemerintah berencana mengurangi subsidi BBM bagi pengguna mobil pribadi dengan menerapkan harga bahan bakar jenis premium pada kisaran Rp 6.500 per liter. Adapun pengguna sepeda motor dan angkutan umum masih bisa membeli premium dengan harga Rp 4.500 per liter. Implementasi kebijakan tersebut diperkirakan paling cepat akhir April ini.


Pemerintah menghitung harga keekonomian premium sebesar Rp 9.500 per liter. Jika harga dinaikkan menjadi Rp 6.500, kelompok menengah ke atas masih menikmati subsidi Rp 3.000 per liter. Adapun masyarakat menengah ke bawah disubsidi Rp 5.000 per liter.


Saat kebijakan itu dilaksanakan, akan ada SPBU yang khusus menjual premium untuk sepeda motor dan angkutan umum dan ada SPBU yang khusus menjual premium untuk mobil pribadi. Cara ini dianggap lebih memudahkan mekanisme pengawasannya dibandingkan SPBU yang sama melayani premium untuk mobil pribadi, angkutan umum, dan sepeda motor.












10:14 AM | 0 komentar | Read More

Rossi: Crutchlow Fantastis


AUSTIN, Kompas.com - Valentino Rossi memuji performa pebalap satelit Yamaha Tech 3, Cal Crutchlow, yang dengan mudah mengalahkannya dalam pertarungan memperebutkan posisi keempat pada seri kedua MotoGP 2013 di GP Austin, Minggu (21/4/2013). Rossi sendiri harus puas finis di urutan keenam pada trek baru di Circuit of the Americas (COTA).

Dalam balapan 21 lap itu, Crutchlow sempat membuat sebuah kesalahan kecil yang membuatnya terlempar dari posisi enam besar. Tetapi pebalap Inggris ini dengan cepat menggeser para rival, termasuk pebalap LCR Honda, Stefan Bradl, yang finis di belakangnya.




Tetapi Crutchlow pun membalap dengan sangat baik. Jorge tak terlalu jauh dari Honda dan Crutchlow juga melakukan pekerjaan yang fantastis tanpa uji coba dan dia lebih baik dariku.


-- Valentino Rossi




Kredit tersendiri patut diberikan kepada Cruthclow. Pasalnya, meskipun baru melakukan debutnya di trek tersebut, dia mampu bersaing dan mengalahkan Bradl dan Rossi, yang termasuk dua dari lima pebalap yang tampil dalam uji coba privat di COTA bulan lalu. Tiga pebalap lainnya adalah sang juara Marc Marquez, Dani Pedrosa dan Jorge Lorenzo, yang ada di podium dua dan tiga.

Inilah yang membuat Rossi menyanjung mantan pebalap Superbike itu, yang dinilainya tampil fantastis. Apalagi Crutchlow sempat bertarung ketat dengan Lorenzo di awal lomba.

"Saya berharap Jorge melakukan ini karena dia pebalap yang lebih cepat dan dalam penampilan yang lebih baik. Tetapi Crutchlow pun membalap dengan sangat baik. Jorge tak terlalu jauh dari Honda dan Crutchlow juga melakukan pekerjaan yang fantastis tanpa uji coba dan dia lebih baik dariku," ujar Rossi, yang dalam balapan menghadapi masalah pada rem, sehingga membuat motornya bergetar hebat.

Sementara itu Crutchlow sendiri mengakui dia meraih lebih dari apa yang diharapkan dalam penampilan di Texas. Dengan pertimbangan persiapannya terganggu oleh kebakaran yang terjadi di garasi Tech 3 pada Rabu (17/4) malam, pencapaiannya tersebut terbilang membanggakan.

"Tanpa uji coba di sini, saya khawatir akan mengalami banyak kesulitan dan kebakaran di garasi pada hari Rabu berarti kami tak bisa mempersiapkan pekerjaan kami dengan baik. Jadi, finis di posisi keempat dan berada di belakang Marquez, Pedrosa dan Lorenzo, adalah pencapaian yang hebat bagi kami semua dan saya ingin berterima kasih kepada kru-ku.

"Kami melakukan kualifikasi dengan baik dan saya pun membalap dengan sangat baik saat lomba, dan aspek yang paling menyenangkan adalah konsistensiku. Saya, saya melebar ketika berusaha melewati Bradl, tetapi saya berhasil kembali bertarung dan bisa menyamai kecepatan Lorenzo dalam waktu yang lama. Inilah yang membuat saya sangat percaya diri untuk menghadapi seri-seri selanjutnya."







Editor :


Aloysius Gonsaga Angi Ebo









10:08 AM | 0 komentar | Read More

BMW "Ngebut" dan Tabrak Pohon di Senayan, Tukang Ojek Luka





BMW "Ngebut" dan Tabrak Pohon di Senayan, Tukang Ojek Luka





Penulis : Zico Nurrashid Priharseno | Senin, 22 April 2013 | 23:15 WIB












JAKARTA, KOMPAS.com - Sebuah sedan BMW bernomor polisi B 1268 ZV menabrak sebuah pohon di trotoar depan TVRI, Taman Ria, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (22/4/2013) malam. Pohon itu tumbang sehingga menimpa seseorang di trotoar tersebut.


Seorang saksi mata bernama Faisal Anwar mengatakan, kejadian itu bermula ketika dua mobil BMW beradu kecepatan selepas lampu merah depan Hotel Mulia. "Jadi kebut-kebutan, yang satu nyalip, malah naik ke trotoar," kata petugas keamanan TVRI tersebut ketika ditemui di lokasi kejadian, Senin.


Akibatnya, mobil BMW berwarna hitam tersebut menabrak sebuah pohon hingga tumbang. Nahas, seorang tukang ojek yang sedang berada di lokasi langsung tertimpa pohon tersebut. "Sopir ojeknya tertimpa pohon, tapi motornya enggak kena sama sekali," kata Faisal.


Menurut Faisal, mobil BMW berwarna merah yang tadinya beradu kecepatan dengan mobil BMW hitam langsung melarikan diri. Adapun mobil yang menabrak pohon berisikan empat orang. Bagian kap mesin depan dan pintu sebelah kiri mobil hancur.


Sementara itu, sepeda motor Supra B 6232 KGM milik korban sama sekali tidak mengalami kerusakan. Korban dibawa ke Rumah Sakit Pelni oleh sang pengemudi dengan menumpang mobil yang melintas. Sementara itu tiga orang temannya dibawa menggunakan ambulans selang beberapa saat kemudian.

















10:05 AM | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger